Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Baby Oil (Foto: Shutterstock)
Dream - Baby oil jadi produk andalan para orangtua untuk merawat kulit bayi. Berbagai produk baby oil yang beredar di pasaran, telah teruji klinik aman untuk kulit bayi. Hal ini ditandai dengan label dan tulisan yang tertera dalam kemasannya.
Ternyata hal ini tak menjamin, uap dan aromanya juga aman bagi bayi. Seperti sebuah insiden yang terjadi pada Graysen yang berusia 18 bulan.
Putra dari JennaJoy Ingraham yang tinggal di Amerika Serikat ini, bermain-main dengan botol baby oil. Rupanya Greysen menghirup aroma dan menelan baby oil.
Saat itu Jenna sedang berada di kamar mandi memandikan anak pertamanya. Sang suami baru menyadari kalau Greysen bermain dengan baby oil saat mendengar suara batuk yang begitu kencang.
Saat dilihat, wajah Greysen merah dan batuk terus-menerus. Sampai akhirnya bocah lucu itu pingsan di tangan ayahnya.
" Aku langsung menelepon panggilan suster darurat lalu mereka memintaku menghubungi Poison Control. Setelah itu aku segera diminta ke IGD karena bisa jadi Greysen mengalai keracunan," ungkap Jenna.
© Dream
Dokter di rumah sakit segera melakukan pemeriksaan. Mereka meminta Greysen tetap berada di RS untuk melihat perkembangannya.
Tim dokter di rumah sakit menurut Jenna, mengungkap kalau baby oil sangat berbahaya bagi bayi jika terhirup.
" Dokter bahkan mengibaratkannya seperti bensil atau minyak mesin yang terhirup, bisa langsung meracuni tubuh anak dan mematikan," ungkap Jenna.
Ternyata dalam baby oil terdapat hydro carbon yang bisa membuat paru-paru mengalami iritasi. " Gejala yang muncul saat terhirup adalah batuk-batuk, tersedak, sesak napas hingga kematian. Aku baru tahu hal ini, sangat mengerikan," kata Jenna.
Untung saja, kondisi Greysen membaik setelah ditangani dokter. Sejak itu Jenna kerap membagikan pengalamannya soal bahaya baby oil ke banyak orang, terutama mereka yang memiliki anak kecil.
Sumber: Cafe Mom
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha