Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Sumber: Http://dawnkealing.com/)
Dream - Bagi penikmat jalan-jalan, pasti sudah tak tahan melihat sederet tanggal merah di akhir minggu. Liburan seolah menjadi obat jenuh bagi orang-orang yang terbiasa hidup dengan mobilitas tinggi di daerah perkotaan.
Sebagian dari mereka malah biasanya sudah membuat daftar plesir untuk mengisi jadwal liburan dalam setahun ke depan. Tapi, bagi Anda yang belum memiliki teman jalan, tak perlu khawatir. Sekarang berlibur bisa jadi tetap asyik meski dilakukan sendirian.
Perjalanan yang biasa dikenal dengan istilah 'solo traveling' ini ternyata memiliki banyak keuntungan. Seperti dikatakan Hugo Amsellem, seorang travel blogger yang dikutip dari Huffingtonpost, empat bulan yang lalu ia memutuskan keluar dari pekerjaan.
Dimulailah perjalanan untuk berkeliling Amerika Latin. Banyak pengalaman menakjubkan ia dapatkan dengan melakukan perjalanan seorang diri.
Selain manfaat yang dijelaskan Hugo, masih ada segudang manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dengan ber-solo traveling. Berikut ulasannya:
1. Manajemen Diri
Saat melakukan solo traveling, Anda harus siap pula melakukan segala persiapannya sendiri. Mulai dari bangun pagi hingga menyiapkan sarapan, jangan berharap Anda bisa bergantung pada orang lain. Selain itu, persiapkan secara matang kebutuhan selama di perjalanan agar terbebas dari rasa kekhawatiran selama bepergian sendirian.
Sebaiknya persiapkan pakaian pada malam sebelumnya dan letakkan di samping tempat tidur. Ini akan menjadi hal pertama yang Anda lihat di pagi hari dan menginspirasi untuk segera bergerak.
2. Banyak Pengalaman
Menambah pengalaman merupakan salah satu alasan utama untuk segera melakukan solo traveling. Pengalaman-pengalaman ini akan mengubah pandangan Anda mengenai dunia luar dan orang-orang baru di sekeliling Anda.
3. Memperluas Zona Nyaman
Melakukan perjalanan liburan seorang diri merupakan salah satu cara memperluas zona nyaman. Kembangkan zona nyaman Anda dengan hal-hal baru, seperti makan sendirian di restoran, atau berbincang dengan orang-orang baru, ikuti topik pembicaraan mereka. Dan kebanyakan dari kita semua, akan merasa senang dengan hal-hal baru yang tidak diketahui sebelumnya.
Ketika bepergian sendirian, jangan kaget dengan berbagai situasi yang terjadi di luar rencana. Karena nantinya akan selalu ada peluang baru yang bakal Anda temukan, seperti tiket tambahan untuk bus, tempat tidur tambahan di hostel, atau bahkan kesempatan duduk di dalam mobil keren milik orang-orang yang baru saja Anda temui.
Satu hal yang perlu diperhatikan saat hendak ber-solo traveling, pilihlah negara yang dekat dan nyaman. Jika kita tinggal di Indonesia misalnya, cobalah pergi ke negara-negara Asia, seperti Thailand, Myanmar atau Jepang. Jangan lupa pula untuk mencari informasi mengenai hal-hal penting yang berkaitan dengan negara tujuan. Contohnya, makanan, keamanan, fasilitas yang tersedia, perbedaan waktu hingga budaya masyarakatnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi