Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
Ilustrasi. (Source: Shutterstock)
Dream - Jerawat dapat muncul di area kulit manapun. Namun area yang rentan berjerawat adalah area T-zone, yaitu dahi, hidung, di sekitar bibir, dan dagu.
Hal ini tentu membuat sebagian orang penasaran, mengapa jerawat muncul di bagian itu-itu saja? Rupanya, T-zone memiliki unit pilosebaceous atau kelenjar minyak serta folikel rambut terbanyak di seluruh wajah.
Dilansir Skincare.com, jerawat biasa muncul akibat produksi minyak berlebih dan penumpukan sel kulit mati atau kotoran. Sehingga, area T-zone sering berkomedo dan lebih rentan berjerawat daripada area lainnya.
Jika ingin mencegah dan mengatasi jerawat di area tersebut, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

Foto: Shutterstock
Salah satu cara mengatasi jerawat adalah menggunakan retinoid secara rutin. Gunakan retinoid berkonsentrasi rendah atau sekitar 0,1- 0,5% dalam jumlah seminimal mungkin jika kamu ingin mencobanya untuk pertama kali untuk mencegah iritasi.
Jaga kulit agar tetap terhidrasi. Gunakan produk yang dapat melembapkan dan mengandung hyaluronic acid serta ceramide. Selain itu, jangan terlalu sering menggunakan bahan aktif yang dapat mengurangi kandungan minyak alami kulit.
Hal tersebut dapat menyebabkan kulit dehidrasi dan memicu produksi minyak berlebih. Sehingga, wajah pun akan lebih mudah berkomedo, beruntusan, maupun berjerawat.

Foto: Shutterstock
Biasanya, produk komedogenik mengandung silikon, lanolin, petrolatum, parafin, minyak kelapa, serta natrium klorida yang dapat menyumbat pori-pori. Sebaiknya, gunakan produk non-komedogenik yang berformula ringan untuk mencegahnya.
Banyak orang yang ingin memencet jerawat agar lebih cepat mengempis atau menghilang. Padahal, hal tersebut dapat menyebabkan peradangan, menyebarkan bakteri, serta berpotensi menimbulkan bekas jerawat. Gunakan produk yang mengandung salicylic acid atau pimple patch pada jerawat agar lebih cepat hilang.
Eksfoliasi Wajah dengan Produk Berformula Ringan
Lakukan eksfoliasi menggunakan produk berformula ringan untuk membersihkan pori-pori secara ekstra. Kamu bisa menggunakan produk yang mengandung salicylic acid atau glycolic acid. Jika kulitmu mudah berjerawat, gunakanlah produk yang mengandung benzoyl peroxide atau niacinamide.
Pastikan untuk tidak memakai benzoyl peroxide bersamaan dengan retinol dan memakainya secara bertahap. Karena bahan-bahan ini membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari. Gunakan tabir surya di pagi hingga sore hari.
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan