AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Ayam Goreng Tepung (Shutterstock)
Dream - Ayam goreng salah satu menu favorit banyak orang. Biasanya disajikan dengan bumbu kuning atau berlumur tepung gurih nan renyah.
Rasanya memang sangat nikmat, tapi pastikan Sahabat Dream tidak mengonsumsinya setiap hari.
Mengonsumsi ayam goreng setiap hari diklaim para peneliti bisa memperpendek umur, karena meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung dan obesitas.
Tim dari University of Iowa dan Washington University melakukan penelitian yang dipublikasi dalam jurnal medis, untuk mengetahui pengaruh kebiasaan mengonsumsi gorengan pada wanita pasca menopause.
Mereka menganalisis 100 ribu wanita berusia 50 serta 79 di tahun 1993 dan 1998 hingga 2017. Diketahui, lebih dari 9.000 di antaranya meninggal akibat penyakit jantung, lalu sebanyak 8.000 perempuan meninggal karena kanker dan sebab lain.
Tim meneliti seberapa sering para wanita itu mengonsumsi makanan yang digoreng seperti kentang, ayam dan ikan. Rupanya, mengonsumsi satu ayam goreng atau lebih setiap hari bisa meningkatkan potensi kematian sebesar 13 persen, dan penyakit kardiovaskular sebesar 12 persen.
Makan ikan goreng setiap hari bisa menyebabkan pengaruh buruk serupa, meningkatkan potensi kematian akibat berbagai penyakit sebesar 7 persen dan akibat penyakit jantung sebesar 13 persen.
Meskipun penelitiannya perlu ditelusuri lebih lanjut, tapi jumlah data yang dikumpulkan bisa menjamin validitas hasil penelitian ini.

" Kami sudah mengidentifikasi penyebab kematian akibat penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh gaya hidup dan konsumsi makanan. Mengurangi konsumsi makanan yang digoreng, bisa memberikan efek besar pada kesehatan," ungkap salah satu tim peneliti seperti dikutip dari Independent. (ism)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli