6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Jangan Asal Mengonsumi Susu Pasteurisasi (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Susu telah menjadi kebutuhan pokok. Kandungan nutrisinya lengkap sehingga mampu menjaga daya tahan tubuh.
Susu merupakan sumber kalsium dan protein tinggi. Selain itu, susu juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin D, vitamin K, natrium, magnesium, dan kalium.
Namun ternyata tidak semua susu itu sama lo, Sahabat Dream. Ilmuwan nutrisi, Matthew Lantz Blaylock, memaparkan pentingnya memilih susu.
“ Sebagai konsumen, kita perlu jeli dalam memilih produk yang akan dikonsumsi keluarga, termasuk dalam pemilihan produk susu. Susu segar yang didapat dengan proses pasteurisasi adalah jenis susu paling baik,” tutur Blaylock dalam rilis Greenfields yang diterima Dream, Jumat 25 Januari 2019.

Foto: Greenfields
Susu yang baik diperah memakai mesin. Sehingga tidak terkontaminasi bakteri dari tangan manusia. Setelah itu, susu melewati proses pasteurisasi.
Pasteurisasi adalah proses pemanasan dengan suhu sangat tinggi. Proses ini membuat susu tetap segar dan aman dikonsumsi.
Kualitasnya tidak berkurang, begitu juga dengan vitamin dan mineral. Pasteurisasi dirancang hanya membunuh organisme jahat seperti bakteri dan protozoa.
Cara menyimpannya tidak boleh asal. Setelah dibuka, susu pasteurisasi hanya mampu bertahan selama 4 jam dalam suhu ruangan. Pastikan untuk menyimpannya di dalam lemari es, ya!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
