6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Makanan Khas Peru (Foto: Cynthia Male/ Dream)
Dream - Saat mendengar negara Peru, apa yang terlintas dalam pikiran Sahabat Dream? Bisa jadi negaranya yang sangat apik, budayanya, serta sejarah suku Inca.
Susan Santos de Cardenas, Spouse of Ambassador of Peru, mengungkap negerinya bisa jadi jadi tujuan jika ingin belajar dan bekerja.
" Per tahunnya, ribuan turis Indonesia datang ke Peru. Visa free. Orang Indonesia bisa datang belajar sekaligus bekerja. Di sana juga ada masjid dan banyak makanan halal," ungkapnya di Jakarta, Selasa 13 November 2018.
Negara eksotis ini bukan hanya memiliki pemandangan alam dan budaya yang menarik, tapi juga sajian kulinernya. Susan juga memperkenalkan kuliner khas Peru yang menurutnya akan disukai lidah orang Asia. Penasaran? Yuk, simak.
Purple Corn Drink

Seperti namanya, minuman ini dibuat dari campuran jagung berwarna ungu dan buah nanas. " Di Peru kami tidak minum rootbeer. Kami minum purple corn drink sebagai soda," ujar Susan.
Minuman segar dengan sedikit rasa asam ini cukup lezat. Sangat cocok disajikan dingin. Tidak hanya lezat, purple corn drink kaya akan anti-oksidan dan anti-karsinogenik.
Solterito de Quinoa (Quinoa Salad)
Seperti salad pada umumnya, quinoa salad merupakan makanan segar yang disajikan dengan bersama daun selada. Bedanya, salad ini tidak memakai saus mayones.
Salad dibuat dari potongan wortel, timun, buah bluberi, jagung, buah delima, nanas dan tomat. Panganan ini sangat cocok di makan siang hari yang panas.
Papa A La Huancaina (Potato Salad with Yellow Creamy Sauce)
Peru terkenal dengan padang kentangnya. Tidak lengkap rasanya jika tidak membahas salah satu jenis karbohidrat ini. Di Peru, kentang disajikan bersama telur, paprika, daun selada dan seledri serta dilumuri saus yang creamy. Panganan ini cocok untuk sarapan pagi.
Tallarin Saltado (Stir Fried Beef in Organic Noodles)

Banyaknya imigran Tionghoa, membuat beberapa panganan Peru mendapat sentuhan oriental. Tallarin Saltado salah satunya. Struktur mi yang tipis dicampur dengan potongan daging sapi, bawang bombay, tomat dan sayur ini sangat cocok untuk lidah pendatang.
Arroz Con Pollo (Chicken and Rice in Cilantro Sauce)
Nah, kalau ini panganan yang sudah tidak asing lagi. Nasi yang dibalut dengan saus seledri ini rasanya sangat mirip nasi kebuli. Kudapan ini pun disajikan bersama kacang polong, potongan ayam, wortel dan jagung. Kemungkinan besar, Arroz Con Pollo merupakan hasil perpaduan budaya Peru dengan imigran asal Arab.
Selain makanan di atas, icip juga sambalnya. Apalagi kalau Anda pecinta makanan pedas. Namun jangan sepelekan sambal asal Peru. Sambal yang bertekstur kasar ini rasanya cukup pedas di lidah. Jadi, berhati-hatilah saat memakannya.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?