Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Shay McDowall Tak Menyangka Implan Payudara Membawa Petaka. (Foto: Instagram Shay McDowall)
Dream - Pengalaman buruk menimpa Shay McDowall, seorang perawat hewan, setelah tujuh tahun silam menjalani pembesaran payudara. Wanita 25 tahun ini tidak menyangka implan itu mendatangkan masalah kesehatan yang serius.
Dia mengklaim dadanya terasa sakit. Wanita yang melakukan implan pada usia 18 tahun itu juga menderita migrain dan wajahnya dipenuhi jerawat selama tujuh tahun tahun.
Ibu dua anak ini mengaku mengalami masalah kesehatan setelah ukuran payudaranya diperbesar. Pandangannya mulai kabur, dada dan kepalanya sering terasa sakit.
Tidak itu saja, dia juga sering mengalami kelelahan dan wajahnya dipenuhi jerawat. Kondisi tersebut semakin parah setelah dia melahirkan anak pertamanya, Skylah, pada tahun 2014.
Namun saat itu Shay masih berprasangka positif. Dia menduga kondisi tersebut adalah cara tubuhnya menyesuaikan diri menjadi ibu.
" Saya selalu merasa kelelahan. Menyusui menjadi momen yang sulit bagi saya. Karena sulit untuk mengetahui apakah payudara masih penuh atau sudah kosong," kenang Shay.
Tetapi jika dia berhenti menyusui, rasa sakit dan terbakar di dadanya semakin menjadi. Selain kelelahan yang parah, Shay juga mulai menderita eksim, peradangan dan nyeri sendi.
Tidak itu saja. Dia juga mengalami infeksi sinus dan merasa haus terus-menerus.
Meski begitu, Shay masih bersikukuh bahwa kondisinya itu merupakan cara tubuhnya menyesuaikan diri menjadi ibu.
Beruntung, Shay dan suaminya, Sam, tidak mengalami masalah kesuburan hingga dia mengandung anak kedua, Wynter.
Setelah Wynter lahir pada Juni 2018, Shay mulai curiga dengan kondisinya yang masih seperti sebelumnya.
Apalagi ketika Shay tahu bahwa Wynter tidak mau lagi menyusu kepadanya.
" Setelah empat bulan, Wynter mulai menolak untuk menyusu dan saya tahu dalam hati bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan diri saya," katanya.
Shay mulai mencurigai implan payudaranya yang ditanam pada 7 tahun yang lalu.
Setelah melakukan pengangkatan, Shay terkejut bahwa silikon yang digunakan untuk implan payudaranya mengandung nanah.
Shay baru sadar, selama ini dia menderita penyakit akibat keracunan silikon yang digunakan untuk implan payudara.
Melihat pengalaman yang cukup mengerikan tersebut, Shay memperingatkan wanita lain tentang bahaya melakukan pembesaran payudara.
" Saya ingin meningkatkan kesadaran tentang dampak buruk pembesaran payudara sehingga wanita lain tidak berakhir seperti saya.
" Kita perlu tahu lebih banyak tentang efek implan payudara sebelum melakukannya," pungkas Shay.
Sumber: The Sun
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya