Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
The Stork
Dream - Kondom selama ini selalu digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan. Tapi ternyata kondom juga memiliki fungsi lain dan malah bisa meningkatkan kesempatan hamil dan membantu proses pembuahan.
The Stork, sebuah alat yang terdiri dari kondom dan 'tongkat' untuk membantu proses pembuahan gara cepat hamil, kini sedang banyak diperbincangkan. Dirilis pada 2014 lalu di Inggris, alat ini diklaim memiliki tingkat kesuksesan sebesar 20 persen.
Alat tersebut mengadaptasi proses pembuahan yang sederhana atau dikenal dalam istilah medis intracervical insemination (ICI). Cara kerjanya yaitu dengan menampung sperma pasangan
dalam cup yang bentuknya seperti kondom. Cup berisi sperma tersebut kemudian dimasukkan ke leher rahim dengan aplikator khusus.
Cup kemudian dibiarkan di dalam leher rahim selama 4 hingga 6 jam, hal ini untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan sel. Begitu dimasukkan, pemakainya bisa sambil melakukan aktivitas lain. Setelah 6 jam, cup tersebut bisa dilepas dan dibuang.
Alat ini sebenarnya bisa jadi alternatif untuk pasangan yang sedang berusaha memiliki anak dan belum berkonsultasi dengan dokter. Pihak pengawasan obat dan makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/ FDA) telah menyetujui peredaran Th Stork.
Sampai saat ini The Stork baru beredar di 3 negara, yaitu Inggris, Amerika Serikat dan Australia. Untuk harganya yaitu £100 atau Rp 1,6 juta. Tertarik mencoba?
Sumber: BellyBelly