Ilustrasi
Dream - Sebagai orangtua, Sahabat Dream tentunya ingin si kecil belajar kemandirian sejak dini. Sebelumnya, kenali dulu kepribadian anak, karena memainkan peranan besar dalam pengembangan kemandirian.
Kemandirian ini tak semata-mata ditentukan oleh umur, tapi lebih pada sifat bawaan anak. Beberapa anak balita sudah tak masalah pergi tanpa orangtuanya. Sementara ada juga yang sama sekali tak bisa lepas dari orangtua.
Mengajarkan kemandirian tidak perlu membandingkan dengan anak lain yang berumur sama. Memberi contoh kecil dan konsisten adalah kuncinya. Menurut Katie Hurley, seorang psikolog, penting bagi anak untuk diberi tugas-tugas rumah tangga yang ringan untuk mengenalkan konsep mandiri.
" Katakan padanya dengan membereskan mainannya dia akan membuat rumah jadi tampak rapi dan ia jadi tak kehilangan mainannya. Biarkan juga anak menentukan apa yang ia ingin kerjakan, misalnya ia lebih memilih menyiram tanaman daripada menyapu. Dengan cara ini anak pelan-pelan jadi bertanggung jawab dan bisa membuat keputusan sendiri," kata Hurley.
Hurley juga mengungkap untuk tidak terlalu menekan anak agar lebih mandiri seperti teman-temannya. Beberapa anak butuh waktu lebih lama dan contoh yang lebih banyak untuk memiliki sikap mandiri.
" Biasanya, ketika anak-anak sudah merasa aman dan nyaman, mereka bisa bergerak sendiri bahkan membuat keputusan besar," ujar Hurley.
Buat juga suasana rumah memungkinkan untuk anak lebih mandiri. Misalnya taruh piring dan gelas plastik untuknya di area lemari yang rendah.
Sehingga saat anak ingin minum atau makan, bisa mengambilnya sendiri. Begitu juga setelah makan, ajarkan si kecil untuk menaruh piring kotorya di bak cuci piring.
" Kebiasaan sehari-hari di rumah berdampak besar pada kemandirian anak. Biarkan mereka melakukan aktivitas sendiri, jika tidak membahayakannya. Orangtua cukup mengawasi dan membimbingnya," ujar Hurley.
(Sumber: Momtastic)
Advertisement
AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan