6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Maidaturrahman Di Mesir (Foto: Gus Hayid)
Dream - Tak perlu pusing mencari makanan berbuka di Mesir jika Sahabat Dream berkunjung ke sana saat Ramadan. Seluruh warga di negeri piramida ini justru berlomba-lomba menjamu mereka yang berpuasa.
Membagikan makanan, menyiapkan hidangan khusus di aula atau masjid. Seperti pengalaman KH Muhammad Nur Hayid, Wakil Ketua LD PBNU, Pengasuh Ponpes Skill Jakarta Selatan, yang sedang mengikuti daurah di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.
" Maidaturrahman, merupakan tradisi jamuan buka puasa ala mesir. Setiap bulan suci Ramadan orang-orang Mesir berlomba untuk melayani orang berpuasa dengan jamuan terbaik saat berbuka. Mereka membuat tenda di pinggir jalan, bahkan mencari orang-orang untuk diberi iftar atau makanan buka puasa," ujar KH Nur Hayid.

Menu yang disajikan sangat beragam. Salah satu yang wajib ada adalah Isy, yang merupakan makanan pokok orang Mesir. Berupa roti bulat yang biasanya dimakan dengan sup berkuah kental berisi sayur dan daging.
" Ada juga hidangan nasi yang dicampur dengan semacam bihun. Termasuk kurma dan jus," kata KH Nur Hayid.
Tradisi maidaturrahman, telah lama dilakukan oleh warga Mesir. Memiliki arti berupa jamuan Arrahman, yang Maha Pengasih.

KH Nur Hayid menjelaskan, semangat untuk memberi makanan berbuka bagi mereka yang berpuasa adalah karena sesuai sabda Nabi Muhammad SAW.
" Orag yang memberikan makanan pada orag yang berpuasa semata mengharap ridho Allah SWT, maka orag itu akan mendapat pahala orang yang berpuasa," ungkap KH Nur Hayid, menjelaskan sabda Nabi. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
