AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bumbu Rempah Nusantara (Foto: Ratih Wulan/Dream.co.id)
Dream - Berbeda dengan kemeriahan hari raya Idul Fitri, momentum Idul Adha cenderung lebih santai. Banyak keluarga yang memanfaatkan hari tersebut hanya untuk berkumpul membakar sate bersama-sama.
Menikmati pembagian daging kurban memang berbeda sensasinya, karena hanya dialami setahun sekali. Selain sate, gulai dan tongseng ternyata masih ada beragam menu nusantara yang bisa dicoba untuk mengolah daging kambing.
Bila di daerah Jawa banyak dipengaruhi budaya Timur Tengah, lain halnya dengan tradisi masyarakat Minangkabau. Mereka biasanya merayakan Idul Adha dengan menyajikan menu Cincang Kambing.

" Orang Padang biasanya membuat cincang kambing dengan menggunakan bumbu masak dari gilingan berbagai rempah yang berwarna merah, dan ada sedikit pengaruh rasa India," terang Pengamat Kuliner, Arie Parikesit.
Hidangan ini sedikit menyerupai menu yang banyak diolah masyarakat Aceh. Menurut Arie, sebenarnya cita rasa kuliner di Sumatera memang tidak begitu jauh berbeda. Hanya bedanya, masyarakat Aceh mencampurkan daging kambing dengan nangka dan pisang muda.
Sedangkan masyarakat Jawa Timur lebih menyukai hidangan daging kambing yang dimasak kental dari hasil olahan kacang hijau. Menurutnya, hidangan yang satu ini begitu populer saat perayaan Idul Adha tiba.

" Kalau Gorontalo ada kambing bakar Balango, di Medan punya kari kambing dan roti jala. Kita juga sebenarnya punya nasi kebuli yang sudah mengalami alkuturasi sehingga rasanya akan beda banget sama nasi mandi orang Arab," imbuh Arie yang dijumpai di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Agustus 2016.
Selain itu, Arie juga menambahkan kiat paling penting dalam memasak daging kambing. Salah satunya adalah daging tidak dicuci dengan air sebelum dimasak. Hal itu bertujuan agar tidak menimbulkan bau yang berlebihan saat disantap.
" Daging jangan kena air pas dimasak, nggak apa-apa karena pas proses pemasakan akan kena air dan api jadi masih tetap aman. Dan biasanya baru disembelih jadi masih fresh," pungkasnya.

Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli