Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menu Gorengan Udara (Foto: Oddity Central)
Dream - Sebuah restoran di kota Castelfranco Veneto, Italia, menemukan ide pintar untuk memanjakan para tamu dengan hidangan uniknya.
Mereka membuat menu yang sangat unik dan membuat banyak orang penasaran yaitu fried air atau gorengan udara.
Sang kepala koki di Feva Restaurant, Nicola Dinato, memang membuat menu tersebut untuk menawarkan camilan yang berbeda pada para pelanggannya.
Yakni merasakan sensasi berada di luar ruangan dan menghirup udara segar dalam hidangannya itu.
Nama ini agak menyesatkan, karena camilan renyah ini sebenarnya terbuat dari kulit tapioka yang dipanggang dan kemudian digoreng. Namun, ada udara yang 'terlibat' dalam proses memasaknya, yaitu dibantu dengan ozon. Penasaran?

Setelah kulit tapioka dipanggang dan digoreng, dimasukkan dengan ozon selama 10 menit, yang memberikan wewangian istimewa. Setelah itu, gorengan udara yang renyah ditempatkan wadah seperti kapas, yang mengingatkan pelanggan akan awan.
Hidangan udara renyah di Feva Restaurant ini harganya US $30 atau Rp422.670 per porsi. Namun ada juga menurut karyawan di restoran tersebut sajian unik itu sebenarnya gratis sebagai makanan penyambut.
" Saya selalu menyajikannya sebagai hidangan pembuka untuk mengingatkan klien saya bahwa mereka harus mencoba dan mengisi hidup mereka dengan pengalaman nyata," kata chef Dinato.
Laporan Mega Rasmiyati/ Sumber: Odditycentral
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya