Mitsubishi Eclipse Cross
Dream - Persaingan pasar small SUV (Sport Utility Vechilce) Tanah Air cukup menarik. Berbagai produsen mobil di Indonesia mulai mengisi segmen itu dengan produk terbaik. Mulai dari Toyota Raize, Daihatsu Rocky, Renault Kiger, KIA Sonet dan Nissan Magnite.
Mitsubishi rupanya tak tinggal diam untuk ikut memanaskan persaingan di segmen itu. Mereka tengah membahas pengembangan compact crossover.
" Kami sedang membahas kemungkinan mengembangkan compact crossover karena pasarnya akan sangat besar dan juga kompetitif," ujar Tetsuhiro Tsuchida, Director sales and Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) dalam konferensi pers vitual, akhir pekan kemarin.
Namun, pabrikan Jepang berlambang tiga berlian itu tidak mau terburu-buru untuk sekadar menghadirkan model baru, yang ujungnya justru tidak akan diperlukan orang banyak.
Proses pengembangan itu membutuhkan tahapan yang serius. Salah satunya adalah dengan melakukan survei langsung mengenai jenis mobil SUV kompak seperti apa yang dibutuhkan pasar.
" Jadi perlu ada produk yang tepat dan sesuai dengan permintaan konsumen seperti yang kita lakukan dengan Mitsubishi Xpander," imbuh Tsuchida.
Soal kemungkinan dibangkitkannya kembali Mitsubishi Outlander Sport untuk mengisi segmen itu, Tsuchida menegaskan saat ini untuk pasar Indonesia nasib Mitsubishi Outlander Sport sudah berakhir, diganti dengan mobil lain, Mitsubishi Eclipse Cross.
" Untuk saat ini kami memiliki Mitsubishi Eclipse Cross yang menurut saya elegan dan punya fitur canggih serta terbaik di kelasnya," tutur dia..
Pasar kompak SUV diprediksi akan mengalami peningkatan yang tinggi. Diperkirakan akan tubuh 20.000 sampai 25.000 unit per bulan pada 2025 nanti.
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Depresi Diduga Menghambat Kemampuan Otak Membentuk Sel Saraf Baru