Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Ilustrasi Eksim - AI Generated
Kulit yang mengalami eksim biasanya lebih rentan kehilangan kelembapan dan mudah bereaksi terhadap berbagai pemicu. Karena itu, penggunaan pelembap untuk eksim tidak sekadar dilakukan setelah mandi, tetapi menjadi salah satu bagian penting dalam perawatan kulit sehari-hari.
Pelembap dapat membantu menjaga kelembapan sekaligus mendukung fungsi lapisan pelindung kulit. Meski begitu, kebutuhan kulit setiap orang tidak selalu sama. Produk yang terasa cukup untuk kulit kering ringan mungkin kurang memberikan perlindungan pada kulit yang sangat kering atau sedang mengalami flare.
Lapisan paling luar kulit bisa dianalogikan seperti susunan dinding bata. Sel kulit berfungsi sebagai batanya, sedangkan lipid, termasuk ceramide, membantu mengisi celah di antara sel tersebut.
Pada kulit eczema, struktur pelindung ini dapat lebih mudah mengalami gangguan. Kondisi tersebut membuat air dari kulit lebih cepat menguap dan berbagai iritan lebih mudah masuk. Akibatnya, kulit dapat terasa kering, kasar, kaku, gatal, hingga menimbulkan rasa tidak nyaman.
Penggunaan moisturizer kulit eksim secara rutin dapat membantu menambah kelembapan, membuat permukaan kulit lebih lembut, serta membentuk lapisan yang membantu mengurangi penguapan air dari kulit.
Itulah sebabnya pelembap sering disarankan untuk digunakan setelah mandi dan kembali diaplikasikan ketika kulit mulai terasa kering. Namun, perlu diingat bahwa pelembap bukan pengganti obat. Produk ini dapat digunakan sebagai bagian dari perawatan, termasuk untuk mendampingi terapi yang direkomendasikan oleh dokter kulit.
Memilih produk untuk kulit yang mengalami eksim perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan tingkat sensitivitas kulit. Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan:
Tekstur pelembap juga perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Losion umumnya memiliki tekstur yang lebih ringan dan cepat menyerap sehingga praktis digunakan sehari-hari.
Sementara itu, krim biasanya memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi sehingga dapat memberikan sensasi perlindungan yang lebih lama pada area kulit yang kering. Adapun ointment memiliki sifat paling oklusif, tetapi teksturnya juga cenderung lebih berat dan berminyak.
Ketika kulit mengalami kekeringan dan rasa gatal yang cukup berat, krim dengan formula intensif dapat digunakan pada area tertentu. Untuk bagian tubuh yang lebih luas, losion dapat menjadi pilihan yang lebih praktis.

Salah satu pendekatan perawatan kulit eksim dapat dilakukan dengan rangkaian Cetaphil Pro AD Derma melalui tahapan cleanse, repair, moisturize, dan protect.
Rutinitas dapat dimulai dengan Skin Restoring Wash untuk membersihkan kulit secara lembut. Jika terdapat bagian kulit yang sangat kering dan gatal, Pro AD Derma Repair Cream dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Setelah itu, lanjutkan dengan Skin Restoring Moisturizer untuk membantu menjaga kelembapan dan kenyamanan kulit.
Situs resmi Cetaphil Indonesia menyebut Skin Restoring Moisturizer memberikan hidrasi hingga 24 jam, sementara Repair Cream ditujukan untuk kulit yang sangat kering dan gatal.
Kulit sensitif tetap dapat mengalami reaksi terhadap produk tertentu, termasuk bahan yang secara umum dianggap lembut. Karena itu, ketika mencoba pelembap baru, sebaiknya aplikasikan terlebih dahulu pada area kulit yang kecil dan amati responsnya selama beberapa hari.
Hentikan penggunaan apabila muncul sensasi terbakar, kemerahan yang semakin parah, pembengkakan, atau rasa gatal yang berat.
Jika kulit mengeluarkan cairan, muncul kerak, terasa nyeri, mengganggu waktu tidur, atau tidak menunjukkan perbaikan setelah perawatan dasar, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter.
Berapa kali pelembap untuk eksim digunakan?
Pelembap dapat digunakan setelah mandi dan kembali diaplikasikan ketika kulit mulai terasa kering. Frekuensi pemakaian dapat disesuaikan dengan kondisi kulit, kebutuhan sehari-hari, serta anjuran dokter.
Apakah pelembap bisa menyembuhkan eksim?
Tidak. Pelembap berfungsi membantu mengatasi kekeringan dan mendukung skin barrier. Sementara itu, eksim yang sedang aktif dapat membutuhkan pemeriksaan serta terapi medis sesuai kondisi masing-masing.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya