Ilustrasi
Dream - Ada dua kata penting yang perlu diajarkan pada anak agar jadi pribadi yang tahu sopan santun, yaitu " tolong" dan " terima kasih" . Ungkapan apresiasi ini perlu diajarkan pada buah hati, karena jadi " modal" dalam mengenal nilai serta norma kesopanan.
Saat anak baru belajar bicara, dua kata tersebut sudah bisa dilatih. Memang, ketika seorang anak mengatakan " tolong" dan " terima kasih" pada usia batita (bawah tiga tahun), kata itu terucap itu lebih karena ekspresi otomatis dari permintaan orangtua atau orang di sekitarnya.
Baru pada usia 4 sampai 6, anak akan mulai fase perkembangan kemandirian dan ketegasan, di mana ia menyadari kapan harus mengatakan " tolong" dan " terima kasih" . Untuk mengajarkan dan membiasakan dua ungkapan tersebut ada tiga langkah yang bisa Anda lakukan.
1. Jadi contoh utama
Biarkan anak-anak mendengar Anda berkata banyak ucapan " terima kasih" . Orangtua adalah contoh paling tepat. Jangan segan untuk mengatakan terima kasih pada anak saat mereka bersikap baik, seperti ketika menaruh mainan pada tempatnya, atau menghabiskan makanannya. Berikan contoh juga cara meminta tolong, bisa ketika Anda meminta tolong pada pasangan atau pekerja di rumah.
2. Jelaskan detail
Saat Anda mengucapkan terima kasih jelaskan alasannya. Misalnya, " terimakasih ya kak, sudah ambilkan susu adik di meja, bunda jadi bisa duduk tenang, deh" . Anak akan tahu kalau sikap mereka sangat berarti bagi orang lain. Ucapan terima kasih pun membuat mereka dihargai.
3. Latihan
Banyak orang yang sulit mengucapkan terima kasih, dan memilih diam setelah diberi pertolongan. Hal ini karena mereka tak terbiasa mengucapkannya saat di rumah.
Untuk itu, ungkapan apresiasi ini perlu dilatih terus. Ucapkan setiap hari bahkan untuk hal-hal kecil, seperti " terima kasih sudah temenin mama ke rumah eyang " . Begitu juga kalimat " tolong" , mintalah bantuan dengan baik, seringan apapun bantuan tersebut.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya