(Foto: Shutterstock)
Dream - Jika dalam cuaca dingin, biasanya segelintir orang memilih mandi menggunakan air panas atau hangat. Alasanya simple, untuk menghangatkan tubuh.
Selain itu air panas atau hangat juga kerap dijadikan sebagai pembasuh wajah dan dijadikan tips kecantikan.
Tapi tahukah Sahabat Dream kalau pemakaian air panas untuk kedua hal itu tidak dianjurkan dari medis? Menurut dr Silviani, Spkk, tidak ada hal yang menguntungkan ketika seseorang membasuh wajah dan mandi menggunakan air panas.
Ia Penggunaan air panas tersebut dapat merugikan kesehatan. Ini karena membuat kulit wajah dan tubuh mudah keriput.
Dikatakan dr Silviani, pemakaian air panas secara terus-menerus ternyata dapat menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif.

Foto: Shutterstock
Air panas akan mengakibatkan terjadinya pengikisan lapisan mantel lemak (sebum) kulit yang berfungsi sebagai pelembab kulit.
Sebum bekerja dengan mencegah penguapan air yang berlebihan dari kulit. Jadi, jika penggunaan air panas digunakan secara terus-menerus, maka sebum menghilang dan kulit menjadi lebih sensitif.
Lalu bagaimana kita merawat kulit wajah dan tubuh dengan aman? Berikut tips dari dokter bernama lengkap Silviani Sri Rahayu:
1. Basuh wajah dan mandi pakai air dengan suhu kamar
2. Tidak berendam
3. Pakai sabun yang tidak alkalis agar tidak merusak lapisan sebum
4. Tidak melakukan sauna
Untuk penjelasannya, dr Silviani beberkan lengkap di sini. (ism)
Advertisement

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengajari Anak Tentang Konsep Uang


Kebiasaan Minum Manis Sejak Kecil Terbukti Berkaitan dengan Tekanan Darah Tinggi saat Dewasa

Jatuhnya Fat Man di Nagasaki yang Membalik Sejarah pada 9 Agustus 1945


Kemenkes Ingatkan Warga Agar Lakukan Cek Kesehatan Gratis Setiap Tahun, Bukan Sekali Saja

Jatuhnya Fat Man di Nagasaki yang Membalik Sejarah pada 9 Agustus 1945