Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Nextshark)
Dream - Seorang gadis berusia 10 tahun dari Guangzhou, Cina Selatan dilaporkan menjalani operasi bedah pada bagian tengkoraknya. Tindakan itu dilakukan untuk mengangkat infeksi di dalam otaknya.
Otak gadis bernama Xiao Mei itu mengalami infeksi parah akibat bakteri. Operasi yang menyeramkan itu ternyata dipicu masalah sepele. Ibunya memencet komedonya menggunakan tangan yang tidak bersih.

Nextshark melaporkan, dokter berhasil mengeluarkan abses, benjolan berisi nanah akibat infeksi bakteri dari otaknya. Proses operasi memakan waktu hingga lima jam di Rumah Sakit Universitas Jinan di Guangzhou, Senin kemarin.
Abses yang ditemukan di bawah lobus temporal kanan itu berukuran panjang 4,5 sentimeter, lebar 3,5 sentimeter, dan tebal 3 sentimeter. Saat diangkat, abses tersebut mengeluarkan 8 mililiter cairan nanah.
© Dream
Mei mulai menderita gejala seperti demam, pusing dan kantuk beberapa minggu yang lalu. Keluarganya, serta temuan medis awal mengira dia terserang flu, tapi keadaan mulai berubah drastis minggu lalu.
Orang tuanya akhirnya memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit setelah dia kehilangan nafsu makan, terus muntah dan sakit kepala selama tiga hari.

Xiang Yongsheng, seorang ahli bedah saraf yang bekerja di rumah sakit, menceritakan bagaimana siswa kelas lima sekolah dasar itu hampir tidak sadar saat orang tuanya membawanya ke rumah sakit.
Dokter juga mengatakan bagaimana Mei mengalami tekanan 'sangat tinggi' di tengkoraknya. Gejala tersebut serupa dengan tahap awal seseorang terkena herniasi otak.
© Dream
Tapi dalam kasus Mei, penyakitnya disebabkan oleh mengumpulnya nanah dan kotoran di otaknya karena infeksi bakteri atau jamur. Bertekad untuk menemukan penyebab infeksi tersebut, Xiang bertanya kepada ibunya Mei tentang gaya hidup keluarga mereka.

Mereka akhirnya menemukan bahwa ibunya punya kebiasaan memencet komedo putrinya tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Menurut Xiang, Mei terinfeksi dengan Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA), yang juga dikenal sebagai superbug.
Xiang menyarankan orang-orang untuk tidak pernah memencet jerawat atau komedo yang tumbuh di area 'segitiga berbahaya' wajah mereka. Area segitiga berbahaya di wajah berada di bagian mata, tengah hidung dan bibir bagian atas. Menurut Xiang, pembuluh darah di area ini semuanya terhubung langsung ke otak.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti