Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

Siapkan Mental Si Kecil Agar Jadi Pencari Solusi Masalah

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 18 Februari 2018 17:21
Siapkan Mental Si Kecil Agar Jadi Pencari Solusi Masalah
Anak yang menguasai penanganan masalah sehari-sehari dengan baik cenderung lebih mandiri di kemudian hari.

Dream - Sejak kecil, anak-anak memiliki naluri untuk mengungkap keluhan dan memberi tahu ketika mereka menghadapi masalah. Sebagai orangtua, kita pun memiliki naluri untuk selalu membantu si kecil.

Misalnya saat ia bilang merasa haus, kita langsung mengambilkannya minum. Saat si kecil menumpahkan minuman ke lantai kita langsung membersihkan. Hal ini memang cenderung muncul secara 'otomatis' tapi sebenarnya harus segera dikurangi.

" Tanpa disadari, orangtua justru menyelesaikan masalah si kecil, bukan membiarkannya berpikir kritis mencari solusi," ujar Jamie White seorang praktisi pendidikan anak, seperti dikutip dari Play To Learn.

Dengan menyelesaikan masalah ringan yang ditemuinya sehari-hari, kemampuan si si kecil untuk berpikir akan berkembang pesat. Namun jika ia terbiasa dilayani, semua hal dipenuhi dan ia tak perlu berpikir mencari cara menyelesaikannya maka anak jadi tidak bisa terbiasa berpikir kreatif.

" Padahal, kemampuan itu sangat dibutuhkan saat ia bersekolah, bahkan saat dewasa ketika menemui banyak masalah," ungkap White.

Ketika anak dihadapkan dengan masalah, cara terbaik untuk melatihnya adalah dengan memberi respons seperti " bagaimana cara mengatasinya yah? atau " lalu harus bagaimana ya?" . Pertanyaan tersebut akan menstimulasi otak untuk bekerja lebih keras.

Ajak si kecil untuk berdiskusi bersama untuk mencari jalan keluar. Jika si kecil masih belum paham, Anda bisa membimbingnya pada petunjuk demi petunjuk. Namun, pastikan untuk tidak menyelesaikan masalah mereka.

Peran utama orangtua adalah untuk memberi semangat dan terus mengingatkan bahwa mereka mampu mengatasi masalahnya. Hal inilah yang akan membangkitkan motivasi si kecil.

" Anak yang menguasai penanganan masalah sehari-sehari dengan baik cenderung lebih mandiri di kemudian harinya. Jika ditanamkan sejak kecil, ia akan menjadi bibit-bibit unggul dari orang hebat di masa depan," kata White.

Laporan Annisa Mutiara

Beri Komentar