(Foto: Instagram Yamaha Indonesia)
Dream - Siapa bilang hijab syar'i tak aman untuk naik kendaraan bermotor? Para perempuan ternyata tetap dapat mengenakan hijab dan baju yang berpotongan sangat lebar, tanpa harus membahayakan dirinya.
Female Instructur Yamaha Indonesia, Titi, mengatakan, hal utama yang harus diperhatikan pengendara perempuan adalah memakai kelengkapan yang sesuai dengan tubuhnya. Pemakaian hijab syar'i pun dapat disiasati dengan dimasukkan ke dalam jaket.
" Pakai jaket dan kerudung yang bahannya menyerap keringat. Lengkapi juga dengan memakai celana panjang dan tebal," ungkap Titi di kawasan Jakarta Utara, akhir pekan lalu.

Sementara, Key Opinion Leader (KOL) Yahama New Fino 125 Blue Core, Ayu Indriati, menambahkan, jaket berperan sangat penting. Apalagi untuk perempuan yang takut kulitnya belang saat berkendara siang hari.
Ayu juga membagikan tip tampil cantik maksimal meskipun harus berkendara sendiri. Menurutnya, kunci yang paling utama adalah tidak malas untuk berdandan ulang saat tiba di tempat tujuan.
" Kuncinya jangan malas buat touch up, kalau mau pakai cepol hijab bisa dipakai di toilet mal atau tempat yang kita tuju, kalau dipaksain selain helm enggak muat kepala juga jadi pusing, kan?" tuturnya.
Hijab yang bermodel layer atau swing juga bisa tetap dikenakan asal meutup rapat kaca helm. Sedangkan bagian yang menjuntai ke bawah dimasukkan ke dalam jaket.

" Makanya pilih jaket yang enggak panas, biar enggak lepek juga karena keringat. Bisa pakai biker jaket biar makin fashionbale. Kalau masih jarak dekat pakai denim jaket juga bagus," lanjut Ayu.
Selain itu, menutur Ayu, perlengkapan yang tak kalah penting adalah mengenakan sepatu berpotongan semata kaki. Sehingga aman dan mencegah kulit menjadi belang meskipun tiap hari berkendara di jalanan.
" Bisa pakai boots atau sneaker, jadi aman dan dandanan tetap stylish," tutup Ayu.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya