Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Punya anak yang keraP malas berangkat sekolah? Jangan buru-buru menyebut anak Anda pemalas. Sebuah studi justru menuding sikap malas ini menular dari orangtua.
Sejumlah studi menyimpulkan sifat malas belajar dipengaruhi signifikan oleh genetika.
Studi menunjukKan, 40-50 persen pembeda motivasi seorang anak dalam belajar bisa dijelaskan dari warisan genetika yang diturunkan dari orangtuanya.
Sejumlah psikolog dari Goldsmiths University di London dan Ohio State University Amerika Serikat, diketahui telah mempelajari 13 ribu kembar berusia antara 9-16 tahun di enam negara. Inggris, Kanada, Jepang, Jerman, Rusia, dan AS adalah keenam negara tersebut.
Para peneliti mengaku terkejut dengan hasil temuan mereka. Studi ini mengungkapkan para lingkungan yang didiami orang kembar seperti guru dan keluarga, menjadi faktor utama kehidupan mereka.
Faktor genetika dan lingkungan yang tak saling berbagi diketahui memiliki dampak besar dalam memotivasi seorang anak dalam belajar.
" Ini cukup mengejutkan. Kami menemukan jika perbedaan kepribadian orang yang diturunkan merupakan faktor motivasi terbesar," ujar profesor dari Ohio State University, Porfesor Stephen Petrill.
Penelitian ini tak lantas menyebutkan adanya gen khusus yang mendorong motivaasi belajar seorang anak. Namun, hal ini berlangsung dalam proses rumit yang melibatkan banyak genetika dan interaksi dalam lingkungan yang mempengaruhi tingkat motivasi seorang anak dalam sekolah. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya