Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lemak Perut/ Shutterstock
Dream – Pandemi membuat kita banyak berdiam di rumah ,menikmati camilan serta beraktivitas fisik dengan minim. Hal ini lama kelamaan membuat berat badan bertambah dan perut membuncit.
Sahabat Dream juga mengalaminya? Bila kondisi perut semakin berlipat dan lebar, jangan diam saja. Lemak di perut bisa jadi berbahaya. Dikutip dari WebMd, lemak perut ini menimbulkan sederet risiko kesehatan.
Seperti diabetes, penyakit hati berlemak (liver), penyakit jantung, kolesterol tinggi, kanker payudara, dan pankreatitis. Segera kurangi lemak perut sekarang juga. Bagaimana caranya?
Untuk menghilangkannya, kamu perlu bergerak secara rutin paling tidak jalan cepat selama satu jam sehari. Bisa lakukan di treadmill, naik turun tangga di rumah atau mungkin keliling rumah.
Jika terlalu banyak duduk, temukan cara untuk bergerak. Atur timer di perangkat gawai untuk mengingatkan agar tubuh bergerak setiap setengah jam. Bisa juga dengan menggunakan meja berdiri atau lakukan squat saat bekerja. Kuncinya adalah bergerak!
Ganti minuman manis dengan teh hijau
Untuk memangkas lemak perut, pintar-pintarlah dalam mengatur pola makan. Perbanyak sayuran dan hindari makanan cepat saji. Alih-alih soda, ganti dengan teh hijau.
Penelitian menunjukkan katekin dan antioksidan yang ditemukan dalam teh hijau membantu sedikit proses pembakaran lemak visceral. Pastikan saja teh hijau yang diminum tak diberi gula.
Sangat dianjurkan untuk memadukan keduanya. Yaitu lakukan aktivitas fisik minimal satu jam setiap hari dan kurangi asupan gula. Cara ini cukup membantu menyingkirkan lemak perut.
Laporan: Elyzabeth Yulivia
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya