(Foto: Irna Mutiara)
Dream - Pemakaian busana syar'i nampaknya telah menjadi gaya hidup para Muslimah Indonesia sejak beberapa tahun belakangan ini. Tak sekadar ibu-ibu, para anak muda juga terlihat lebih senang mengenakan dress lebih panjang dengan kerudung yang populer disebut khimar.
Di musim lebaran lalu, banyak desainer memprediksi pemakaian hijab syar'i masih semarak seperti tahun lalu. Tapi bukan berarti tak muncul tren baru dalam mengenakannya.
Sebagai salah satu perancang busana syar'i Irna Mutiara membagikan tips untuk mix and match mengenakan busana syar'i.

" Syar'i itu kan tidak hanya dress tapi bisa pakai rok atasan dan bawahan yang penting di dalamnya dilapisi celana. Sehingga tetap memudahkan gerak," tutur Irna kepada Dream di kawasan Jakarta Selatan belum lama ini.
Sedangkan bagi mereka yang merasakan pengalaman mudik, Irna meyarankan untuk memilih baju berbahan linen dan katun. Kedua bahan itu merupakan pilihan yang nyaman, meskipun model bajunya dibuat layering yang bertumpuk-tumpuk.

Selain itu, Irna juga melihat bahwa perkembangan style hijab syar'i juga sudah semakin bervariasi. Sehingga para Muslimah dapat bereksperimen mencoba scarf polos dipadukan dengan gamis yang lebih colorful.
" Kerudung kan tidak harus instan ya, cari saja kerudung berwarna netral seperti kream yang bisa dipadukan dengan merah. Atau warna-warna polos bisa di mix dengan warna jeans atau warna natural kaya broken white," imbuh Irna. (ism)
Advertisement
AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?