Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sering-sering Bersihkan Sepatumu (Foto: Pexels.com)
Dream - Jika sering bepergian di tengah pandemi, seharusnya kamu tahu pentingnya meninggalkan alas kaki di luar rumah.
Bahkan, dianjurkan untuk membersihkan sepatu menggunakan disinfektan agar virus yang diinjak bisa menghilang.
Cara lain untuk menghilangkan virus pada sepatu adalah membuat foot bath atau foot wash. Dilansir dari Real Living, Ace Lara, Founder Cleaning Service Ninja Made Filipina membagikan cara membuat foot bath.
Untuk membuatnya, kamu membutuhkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:3.
“ Pastikan pemutih bertahan di permukaan selama 10 menit. Taruh lap kain pada rampan dan rendam ke dalam campurannya,” tutur Lara.
Selanjutnya, injak lap kain untuk beberapa lama. Pastikan sole sepatumu basah agar disinfektannya bekerja lebih efektif. Jangan keringkan sepatu sebelum merendamnya.
Balik permukaan sepatu dan jemur di area yang terpapar sinar matahari. Kamu juga bisa menggunakan campuran 2 sdm klorin bubuk dengan 2 liter air.
(Sumber: Real Living)
Dream - Kebersihan menjadi hal wajib di tengah masa pandemi. Tidak hanya tangan, barang dan pakaian pun harus tetap bersih.
Kebersihan pakaian mungkin sudah kamu jaga setiap waktu. Tapi, bagaimana dengan barang lainnya yang terbuat dari kain?
Dilansir dari Miss Kyra, berikut jangka waktu menyuci berbagai jenis kain agar tetap bersih dan tidak mudah rusak.
Sprei

© © Pexels.com
Sprei bisa mengandung banyak bakteri. Apalagi, jika kamu menghabiskan banyak waktu di tempat tidur dan jarang membersihkan atau menggantinya.
Bakteri yang ada pada sprei bisa menyebabkan kesulitan tidur, bahkan masalah kulit dan rambut. Cucilah sprei setidaknya seminggu sekali agar tetap bersih.

© © Pexels.com
Selimut harus dibersihkan sebulan sekali. Kamu harus memerhatikan bahan selimut seblum menyucinya. Lalu, tentukan alat penyuci dan sabun yang tepat agar bahannya tidak mudah rusak.
Cucilah bantal di tempat tidur maupun kursi setidaknya 2 kali dalam setahun. Jemurlah bantal setelah dicuci agar lebih mudah kering dan memastikan semua bakterinya hilang.
Pakaian Renang
Setelah dipakai, cucilah pakaian renang dengan semestinya. Cek label yang ada pada pakaian untuk mengetahui cara penyucian maupun pengeringannya. Biasanya, pakaian renang dibersihkan dengan air dingin.
(Sumber: Miss Kyra)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya