Foto: Footwearnews
Dream - Para ilmuwan telah menemukan rahasia di balik kemampuan burung Flamingo bisa berdiri berjam-jam hanya dengan satu kaki. Penyebabnya, berat tubuh burung itu terdistribusi secara sempurna sehingga membuat cakar mereka kuat menopang tubuh.
Fenomena ini menginspirasi Shaherazad Umbreen. Dia menciptakan sepatu hak tinggi namun membuat pemakainya tidak merasakan pegal, bernama 18-Hour Heels.
Perancang sepatu asal Inggris itu mengatakan dia menerapkan konsep distribusi berat tubuh wanita pada sepatunya. " Si pemakai bisa menggunakan sepatu ini selama 18 jam pemakaian tanpa rasa sakit," menurut situs web label tersebut.

Beberapa ahli biologi berspekulasi bahwa flamingo berdiri dengan satu kaki untuk mengatur suhu tubuh. Mungkin tidak ada hubungannya dengan kenyamanan.
Umbree menghabiskan dua tahun mengembangkan sepatu anti pegal dengan tangannya sendiri. Bahkan, ia melakukan pengujian ke beberapa wanita, termasuk guru, apoteker, pengacara, dokter dan eksekutif.
Sepatu ini dibuat untuk kebutuhan sehari-hari. Desain yang dia buat juga memperhitungkan waktu normal duduk sepanjang hari oleh seorang profesional.
Memiliki hack 3 inci, koleksi sepatu ini hadir dalam warna hitam, blush and murbei. Kalau kamu ingin memilikinya, dapatkan koleksi sepatu anti pegal ini secara online.
(sumber: http://footwearnews.com)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya