Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Para Penumpang Di Bandara Brussels Berusaha Menyelamatkan Diri (cbsnews.com)
Dream - Dua bom meledak di Bandara Brussels, Belgia. Ledakan ini terjadi sehari setelah penangkapan pelaku serangan teror Paris, Perancis, beberapa hari lalu.
Lembaga penyiaran publik Belgia RTBF mengatakan, bom itu merupakan aksi bunuh diri. Meski begitu, kepolisian setempat menyatakan ledakan membawa korban sebanyak 13 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Sejumlah saksi mengatakan, ledakan terjadi di dekat meja pelayanan check in milik maskapai penerbangan American Airlines. Beberapa media melaporkan sempat terdengar bunyi tembakan dan teriakan dalam bahasa Arab sebelum ledakan terjadi.
Sekitar satu jam kemudian, ledakan juga terjadi di Stasiun Kereta Maelbeek di pusat kota Brussels. Lokasi ledakan sangat dekat dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) dan sekretariat Uni Eropa.
Sistem kereta listrik seketika mati. Para pekerja darurat terlihat mengevakuasi sejumlah orang yang terluka keluar stasiun.
Seluruh penerbangan dari dan menuju Bandara Brussels dibatalkan dan seluruh transportasi umum di Ibukota Negara Belgia itu lumpuh. Demikian pula dengan kereta lintas Eropa, Eurostar baik dari dan menuju Brussels.
Menteri Dalam Negeri Belgia Jan Jambon menyatakan sistem keamanan dinaikkan hingga level tertinggi. Pemerintah Belgia meyakini ledakan itu bagian dari serangan teroris.
" Itu mengerikan, langit-langit runtuh. Ada darah di mana-mana, orang terluka, tas tercecer. Kami berjalan di antara puing-puing, seperti adegan perang," ujar salah satu penumpang di Bandara Brussels, Zach Mouzoun, yang baru tiba dari Genewa, Swiss beberapa menit sebelum ledakan terjadi.
Kepolisian menangkap pelaku serangan teror Perancis, Saleh Abdeslam pada Jumat di Molenbeek. Pada Minggu, pejabat kepolisian menyatakan masih memburu pelaku lain yang teridentifikasi sebagai Najim Laachraoui, yang memiliki kemampuan membuat bom.
(Ism, Sumber: cbsnews.com)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?