Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ilustrasi Berdoa Dan Berdzikir Di Hari Asyura. (Foto: Shutterstock.com)
Dream – Doa dan dzikir pada hari Asyura merupakan amalan yang sayang untuk dilewatkan umat Islam. Terlebih hari Asyura adalah hari di bulan Muharram yang istimewa.
Makna Asyura sendiri yaitu hari kesepuluh di bulan Muharram. Hari tersebut sangat dinantikan umat Islam, karena memiliki keutamaan. Apabila diisi dengan memperbanyak ibadah dan doa, maka pahala akan mengalir deras bak musim hujan.
Hari Asyura hanya disematkan pada tanggal 10 Muharram, tidak pada bulan-bulan yang lain. Rupanya hari Asyura sudah dikenal oleh umat sebelum Nabi Muhammad SAW. Bahkan ketika hijrah ke Madinah, beliau SAW menjumpai orang-orang Yahudi berpuasa di Hari Asyura. Umat-umat terdahulu sudah menganggap Asyura sebagai hari istimewa.
Maka dari itulah kita dianjurkan melaksanakan sejumlah amalan sunah, termasuk berdzikir dan berdoa. Dengan memperbanyak doa dan dzikir pada Hari Asyura ini semoga dosa-dosa diampuni oleh Allah SWT.
Salah satu sunnah pada hari Asyura adalah berpuasa sunnah. Jumhur ulama berpendapat, puasa Asyura sebenarnya dulunya diwajibkan. Kemudian turun perintah berpuasa Ramadhan pada tahun kedua hijriyah. Setelah itu, status hukum puasa Asyura menjadi sunnah muakkad. Ini merupakan pendapat mayoritas ulama.
Akan tetapi ada pendapat lain yang menyebutkan bahwa hukum puasa Asyura sejak dulu adalah sunnah muakkad, tidak wajib.
Ketika ada kewajiban puasa Ramadhan, maka status hukum puasa Asyura menjadi sunnah biasa. Namun ternyata pendapat yang kedua ini lemah sebagaimana dijelaskan Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani.
Banyak doa dan dzikir pada hari Asyura yang dapat Sahabat Dream amalkan untuk meraih keberkahan sekaligus memohon ampunan. Berikut di antara doa dan dzikir pada Hari Asyura yang bisa diamalkan:
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الوَكِيْلِ نِعْمَ المَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
Hasbunallah wa ni'mal wakil, ni'mal maula wa ni'man nashir.
Artinya: " Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung dan penolong."
Doa dan dzikir pada hari Asyura dibaca sebagai permohonan kepada Allah agar diberi panjang umur. Dengan umur yang panjang, kita jadi lebih banyak kesempatan untuk beramal kebaikan. Berikut doa dan dzikir pada hari Asyura untuk memohon panjang umur:
اَللَّهُمَّ يَا مُفَرِّجَ كُلِّ كَرْبٍ، وَيَا مُخْرِجَ ذِي النُّونِ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا جَامِعَ شَمْلِ يَعْقُوبَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا غَافِرَ ذَنبِ دَاوُدَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا كَاشِفَ ضُرِّ أَيُّوبَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا سَامِعَ دَعْوَةِ مُوسَى وَهَارُونَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا خَالِقَ رُوحِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَبِيبِكَ وَمُصْطَفَاكَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنتَ إِقْضِ حَاجَاتِنَا فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَأَطِلْ أَعْمَارَنَا فِي طَاعَتِكَ وَمَحَبَّتِكَ وَرِضَاكَ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَأَحْيِنَا حَيَاةً طَيِّبَةً، وَتَوَفَّنَا عَلَى اْلإِسْلاَمِ وَاْلإِيمَانِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين
Allahumma ya mufarrija kulli karbin, wa ya mukhrijadzin nuni yauma 'asyuraa wa ya jami'a syamli ya'quba yauma 'asyuraa wa ya ghafira dzanbi dawuda yauma 'asyuraa wa ya kasyifa dlurri ayyuba yauma 'asyuraa wa ya sami'a da'wati musa wa haruna yauma 'asyuraa wa ya kholiqo rukhi sayyidina muhammadin shallallahu 'alaihi wa sallaiama khabibika wa musthofaka yauma 'asyuraa wa ya rakhmanad dunya wal akhirati la ilaha illa anta iqdli khajatina fid dunya wal akhirati wa athil a'marana fi tho'atika wa makhabbatika wa ridlaka ya arkhamar rakhimin wa akhyina hayatan thoyyibatan wa tawaffana 'alal islami wal imani ya arkhamar rakhimin wa shallallahu 'ala sayyidina muhammadin wa 'ala alihi wa shohbihi wa sallam, walhamdulillahi rabbil 'alamin.
Artinya: " Ya Allah, wahai Yang membebaskan segala kesulitan. Wahai Yang melepaskan Dzin-Nun (Nabi Yunus) di hari ‘Asyura. Wahai Yang menghimpun kembali yg berserak Nabi Ya’qub di hari ‘Asyura. Wahai Yang mengampuni dosa Nabi Daud di hari ‘Asyura. Wahai Yang menyembuhkan derita Nabi Ayub di hari ‘Asyura. Wahai Yang mendengar doa Nabi Musa dan Nabi Harun di hari ‘Asyura. Wahai Yang menciptakan ruh Nabi Muhammad Saw di hari ‘Asyura. Wahai Yang mengasihi dunia dan akhirat. Panjangkanlah umurku dalam ibadah dan cinta kepada-Mu. Wahai Yang maha Pengasih diantara yang pengasih. Hidupkan-lah aku dalam kehidupan yang baik, matikanlah aku dalam kepasrahan dan percaya kepada-Mu. Wahai Yang maha Pengasih diantara yang Pengasih."
Tidak ada doa yang mutlak pada hari Asyura. Banyak doa yang dapat diamalkan pada hari yang istimewa tersebut. Berikut kumpulan doa dan dzikir pada Hari Asyura yang dapat Sahabat Dream panjatkan sebagaimana dikutip dari Kitab Hasyiyatul Jamal ‘ala Syahril Manhaj karya Syekh Sulaiman Al-Jamal:
سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Subḫânallâhi mil-al mîzani wa muntahal ‘ilmi wa mablaghar ridlâ wa adadan ni’ami wa zinatal ‘arsyi
Artinya: Mahasuci Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, sejumlah nikmat-nikmat, dan sebesar timbangan 'arsy.
وَالْحَمْدُ ِللّٰهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Walḫamdulillâhi mil-al mizani wa muntahal ‘ilmi wa mablaghar ridlâ wa adadan ni’ami wa zinatal ’arsyi
Artinya: Segala puji bagi Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, sejumlah nikmat-nikmat, dan sebesar timbangan 'arsy.
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Lailahaillallâhu mil-al mizani wa muntahal ‘ilmi wa mablaghar ridlâ wa adadan ni’ami wa zinatal ’arsyi
Artinya: Tiada Tuhan selain Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, sejumlah nikmat-nikmat, dan sebesar timbangan 'arsy.
اَللهُ أَكْبَرُ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Allâhu Akbaru mil-al mizani wa muntahal ‘ilmi wa mablaghar ridha wa adadan ni‘ami wa zinatal ’arsyi
Artinya: Allah Mahabesar sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, sejumlah nikmat-nikmat, dan sebesar timbangan 'arsy.
لَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَعَدَدَ النِّعَمِ وَزِنَةَ الْعَرْشِ
Lâ haula wa lâ quwwata illâ billâhi mil-al mîzâni wa muntahal ‘ilmi wa mablaghar ridlâ wa ‘adadan ni‘ami wa zinatal ’arsyi
Artinya: Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah sepenuh timbangan, sesempurna ilmu, sepenuh keridhaan, jumlah nikmat-nikmat dan timbangan 'arsy.
لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنَ اللهِ إِلَّا إِلَيْهِ
Lâ malja-a wa lâ manjâ minallâhi illâ ilaih
Artinya: Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari Allah, kecuali hanya kepada-Nya.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
