Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Lokasi Temuan Jasad Angeline Di Denpasar, Bali. (Antara Foto/Fikri Yusuf)
Dream - Setelah menetapkan satu tersangka dalam kasus pembunuh Angeline, polisi kembali memeriksa saksi-saksi lain, yakni ibu angkat Angeline, Margareth, anak kandungnya dan orang-orang yang menghuni rumah Margareth.
Kapolresta Denpasar, Komisaris Besar Pol, Anak Agung Made Sudana mengatakan, penyelidikan dan penyidikan masih terus dilakukan karena pengusutan kasus ini belum sampai pada kesimpulan.
" Saat ini Margareth, dua kakak Angeline, Ivon dan Christine serta beberapa saksi lainnya statusnya masih saksi. Tapi terus kita dalami keterangan dari mereka," kata Sudana, Kamis 11 Juni 2015.
Penyidik juga tidak mau menetapkan tersangka hanya berdasarkan pengakuan seperti yang dikatakan oleh Agus, mantan pembantu Margaret, bahwa ia membunuh dan memperkosa Angeline sebanyak dua kali.
Angeline, Rabu kemarin, ditemukan tewas terkubur di halaman rumah ibu angkatnya di Jalan Sedap Malam Nomor 26, Sanur, Denpasar, Bali.
Penemuan ini bermula saat polisi mendapati gundukan tanah tak beraturan di belakang rumah yang ditempati Angeline bersama keluarga angkatnya.
Tumpukan sampah menutupi gundukan tersebut. Posisi gundukan berada di lahan pisang yang dekat dengan kandang-kandang ayam.
Polisi yang curiga lantas menggali gundukan sampah itu. Ternyata, di sanalah Angeline 'berbaring'. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun