Atap Ambrol Akibat Gempa Di Ambon, Maluku (Foto: Istimewa)
Dream - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa sebanyak lima kali dalam watu berdekatan melanda Ambon, Maluku pada Selasa, 31 Oktober 2017. Gempa tercatat dimulai sejak pukul 18.31 WIB hingga 18.59 WIB dengan kekuatan 5,2 hingga 6,2 Skala Richter.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Dan pusat gempa berada pada lokasi yang sama 50 kilometer Baratdaya Kota Ambon.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan masyarakat merasakan guncangan keras kekuatan gempa selama 10 detik. Sejumlah masyarakat yang dilanda kepanikan berhamburan keluar rumah dan bangunan.
" Sebagian masyarakat yang sedang berdoa di gereja langsung berhamburan keluar gereja. Begitu juga dengan yang berada di rumah dan pertokoan, semua berhamburan keluar." ucap Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima Dream.

Hingga pukul 19.20 WIB, masyarakat masih berada di luar rumah untuk mengantisipasi gempa susulan. Belum ada laporan korban jiwa dan jumlah pasti kerusakan bangunan.
Saat ini, BPBD Kota Ambon dan BPBD Provinsi Maluku masih melakukan pendataan. Intensitas gempa hingga VI MII diperkirakan ada kerusakan bangunan, khususnya bangunan yang kontruksinya tidak tahan gempa.

Laporan sementara dilaporkan beberapa bangunan retak dan plafon atap bangunan jatuh seperti di Maluku City Mall. Sementara itu, gempa tidak dirasakan di Kabupaten Maluku Tengah.
Masyarakat dihimbau untuk tetap tidak terpancing isu adanya tsunami.
(Sah)
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah