Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
Ilustrasi
DREAM.CO.iD - Bursa saham Indonesia masih merah menyala. Melanjutkan pelemahan imbas sentimen potensi penurunan status ke level Standalone market oleh MSCI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan ini langsung longsor di sesi pembukaan perdagangan.
Perdagangan saham pada Senin, 19 Oktober 2026 dimulai dengan pelemahan IHSG sebesar 223,23 poin atau 4,31% ke level 4.961,88.
Kelompok 45 saham unggulan yang masuk dalam Indeks LQ45 turun 28,06 poin atau 5,52 persen ke posisi 480,50.
Laju IHSG hingga 30 menit perdagangan saham masih belum menjauh dari tekanan jual. IHSG pada perdagangan pukul 9.37 waktu JATS tercatat kembali longsor hingga 5,23% ke level 4.913,79.
Tekanan paling parah dialami saham-saham sektor industri dasar yang ambruk hingga 6,12%, menyusul sektor infrastruktur yang turun 5,77%, konsumsi non cylical 5,15%, konsumsn cylical 4,86%, dan properti 4,48%.
Pelemahan IHSG pada awal pekan ini sudah diprediksi banyak analis. Riset MNS Sekuritas melaporkan penurunan taham IHSG pada Jumat, 16 Oktober 2026 sebesar 11,57% menjadi 5.185,11 mencatat penjualan bersih asing sebesar Rp3,34 triliun. Semua sektor ditutup di wilayah negatif, dipimpin oleh bahan dasar (-13,37%) dan kesehatan (-13,16%).

" Indeks tersebut mencatatkan penurunan harian tercuram sejak 1998, berlawanan dengan kenaikan yang lebih luas di sebagian besar pasar Asia," tulis Riset tersebut.
Aksi jual besar-besaran di lantai bursa di picu oleh pengumuman MSCI mengenai potensi reklasifikasi pasar ekuitas Indonesia dari Pasar Berkembang menjadi Pasar Mandiri, di tengah kekhawatiran atas transparansi kepemilikan saham dan integritas perdagangan.
Pengumuman ini meningkatkan kekhawatiran investor atas potensi arus keluar dana asing, memicu tekanan jual yang luas, terutama pada saham berkapitalisasi besar, dan menyebabkan penghentian perdagangan selama 30 menit setelah IHSG jatuh lebih dari 8% di awal sesi.
" Kami memperkirakan JCI akan bergerak dalam kisaran harga 5.092-5.295," tulis riset tersebut.
Sementara itu riset BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan penurunan tajam IHSG pada akhir pekan lalu telah mendorong saham-saham bank-bank besar memimpin aksi jual, dengan BBCA, BBRI, dan BMRI mencapai Auto rejection Bawah (ARB) dengan pelemahan 15% dan BBNI turun 13%.
" Mengingat jangka waktu pengambilan keputusan yang panjang, kami memperkirakan ketegangan akan berlanjut hingga semester pertama 2027," tulis riset tersebut.
![]()
Riset itu juga menyoroti kepemilikan asing di bank-bank besar telah turun menjadi BBCA 69%, BBRI 55%, BMRI 55%, dan BBNI 53%, di bawah level COVID masing-masing sebesar 78%, 74%, 64%, dan 46%. Namun, investor asing masih memegang lebih dari setengah saham di setiap bank besar.
Jika Indonesia diturunkan peringkatnya menjadi Standalone, dana yang berpatokan pada pasar negara berkembang akan terpaksa keluar. Hal ini menyisakan ruang yang signifikan untuk penjualan asing lebih lanjut sebelum posisi sepenuhnya dibersihkan.
" Ini mendorong pandangan hati-hati kami terhadap prospek arus dana jangka pendek untuk bank-bank besar," tulis riset tersebut.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol