Dream - Aksi pengeroyokan dilakukan enam pria yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) terhadap dua anak jalanan. Insiden yang terjadi pada Selasa, 13 Februari 2018, di Jalan Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat, itu menyebabkan satu orang meninggal dunia.
" Korban adalah anak jalanan tapi kan ini atas praduga, belum tentu yang melakukan kejahatan terhadap tersangka dua minggu sebelumnya," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi, di Jakarta, Jumat 2 Maret 2018.
Hengki mengatakan, insiden ini bermula saat salah satu pengemudi ojol berinisal DP melintas di tempat kejadian. Menurut Hengki, DP melihat sekelompok anak jalanan yang pernah berbuat jahat kepadanya.
DP kemudian menghubungi rekannya sesama driver ojol, AD. Tak lama AD menginformasikan di grup WhatsApp, terduga pelaku yang telah berbuat jahat kepada DP ditemukan.
AD dan lima orang pengemudi ojol lain yakni FEB, RAM, SAI, AND, AL mendatangi lokasi. Tapi, DP malah pergi karena harus mengantar penumpang.
" Enam tersangka langsung datang ke TKP dan menemukan dua korban, DA (22) dan TI (22) dan langsung mengeroyok," ucap Hengki.
Akibat pengeroyokan itu, DA tewas dan TI menderita luka parah. Di lokasi kejadian, polisi mengamankan satu potong balok kayu, satu papan triplek, satu batu, jaket, dan helm Ojol sebagai barang bukti.
Keenam pengemudi ojol itu terancam Pasal 170 ayat (2) dan 3 (e) KUHP, tentang pengeroyokan yang mengakibatkan luka berat atau menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Ancaman hukumannya adalah penjara 9 tahun.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah