Dream - Madrasah merupakan salah satu lembaga pendidikan tingkat dasar selain sekolah dasar (SD). Tetapi, kualitas madrasah kalah bersaing dengan sekolah umum baik negeri maupun swasta di Jakarta.
Melihat kondisi prihatin tersebut, Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan meningkatkan kualitas madrasah. Harapannya madrasah dapat bersaing dengan sekolah umum dalam menciptakan pelajar berkualitas.
Anies menilai ada beberapa faktor yang membuat madrasah tertinggal. Faktor tersebut seperti kurangnya perhatian dari pemerintah dan pemerintah daerah.
Faktor lain yaitu persoalan biaya. Pengelolaan madrasah membutuhkan dana cukup besar. Dukungan dana dari warga belum dapat mencukupi kebutuhan pengelolaan madrasah. Ini lantaran banyak wali murid madrasah berasal dari kalangan ekonomi kurang mampu.
" Untuk itu, mereka membuthkan dukungan dari pemda, karena meskipun secara administratif madrasah di bawah pembinaan Kementerian Agama, tetapi mereka adalah warga Jakarta," ujar Anies di Cipinang Melayu, Jakarta, Selasa, 31 Januari 2017.
Tak hanya soal fisik, Anies juga berjanji akan meningkatkan kesejahteraan para tenaga pengajar di madrasah yang dianggap kerap terabaikan. Dengan kesejahteraan yang diterima diharapkan kualitas madrasah akan meningkat.
" Agar mereka termotivasi mengajar ke siswanya," kata Anies.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya