Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
Arti Kata Terapi (Foto Ilustrasi: Freepik.com)
Dream – Jika mendengar kata terapi, biasanya kita langsung berpikiran pada suatu bentuk pengobatan yang dijalani oleh seseorang. Baik itu terapi untuk kondisi kesehatan fisik maupun mental. Terapi harus dilakukan oleh petugas medis yang memang memiliki keahlian di bidangnya setelah sebelumnya melalui serangkaian pengobatan.
Dari hasil pemantauan dan konsultasi, seorang psikolog atau psikiater baru bisa diketahui mengenai jenis penanganan yang bisa diberikan dari proses terapinya selama ini.
Kata terapi sendiri berasal dari kata dasar “ rapi”. Di mana kata terapi memiliki dua makna yang berbeda. Yakni bisa bermakna sesuai dengan kata dasarnya atau bisa juga dari kata terapi tersebut yang memiliki makna tersendiri yang berhubungan dengan pengobatan.
Oleh karena itu, dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan mengenai arti kata terapi. Agar nantinya sahabat Dream bisa menggunakan kata tersebut dalam susunan kalimat yang tepat.
Nah, berikut adalah penjelasan mengenai arti kata terapi sebagaimana dirangkum Dream melalui berbagai sumber.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata terapi terbagi menjadi dua, yakni sebagai berikut:
Contoh: mula-mula tim dokter mempelajari gejala-gejala penyakitnya kemudian menentukan terapinya yang tepat.
Sedangkan menurut kamu lengkap psikologi, terapi adalah suatu perlakukan dan pengobatan yang ditunjukkan kepada penyembuhan suatu kondisi patologis (pengetahuan tentang penyakit atau gangguan).
Lalu menurut Prof. Dr. Singgih D Gunawan, terapi adalah perawatan terhadap aspek kejiwaan seseorang yang mengalami suatu gagasan, ataupun penerapan Teknik khusus pada penyembuhan penyakit mental dan pada kesulitan-kesulitan pada penyesuaian diri.
Melalui pengertian terapi di atas, meskipun diketahui terdapat dua makna yang berupa paling rapi dan usaha memulihkan kesehatan, namun dalam hal ini arti kata terapi lebih merujuk kepada bentuk pengobatan pada suatu penyakit yang dialami oleh seseorang. Baik itu penyakit fisik maupun penyakit mental.
Setelah mengetahui apa arti kata terapi, selanjutnya kita akan membahas mengenai pengembangan dari bentuk terapi itu sendiri, yakni berupa terapi fisik dan terapi psikologis.
Seperti dikutip dari docdoc.com, terapi fisik adalah aspek pelayanan kesehatan yang memiliki hubungan dengan rehabilitasi fungsional. Tujuan dilakukan terapi fisik ini adalah untuk menangani kondisi kecacatan, cedera dan gangguan dengan meningkatkan gerakan melalui perbaikan fisik. Dalam hal ini difokuskan pada rancangan Teknik untuk membuat fungsinya semakin maksimal, serta pergerakan dan kualitas hidup dari pasien dengan berbagai kondisi kesehatan.
Dalam pelaksanaan terapi fisik ini, orang-orang yang turun tangan adalah pasien itu sendiri, perawat, dokter umum, serta ahli terapi yang kesemuanya memiliki keterlibatan dalam praktek terapi fisik untuk membantu pasien.
Sedangkan terapi psikologis seperti dikutip dari halodoc.com adalah perawatan psikologis dengan memberikan tindakan yang melibatkan pembicaraan untuk mendiskusikan pemikiran seseorang dengan profesional medis. Dalam aktivitas diskusi ini bertujuan untuk bisa memahami pemikiran serta perilaku. Tidak hanya itu saja, dalam terapi ini juga dilakukan untuk mengetahui tentang gejala penyakit mental, mengurangi gejala, dan mengubah perilaku demi meningkatkan kualitas hidup seseorang.
Dalam pelaksanaan terapi psikologis ini, setiap usia bisa mengikutinya. Baik itu dilakukan secara individu, kelompok, atau bisa juga secara online. Bahkan untuk menjalani terapi psikologis bisa dilakukan dengan berbagai tenis terapi yang disesuaikan dengan kondisi pasiennya. Secara umum, metode yang digunakan dalam terapi psikologis adalah berupa terapi perilaku kognitif, terapi interpersonal, dan terapi psikodinamik.
Itulah penjelasan tentang arti kata terapi serta pengembangan dari terapi itu sendiri yang berupa terapi fisik dan terapi psikologis. Sehingga dalam hal ini pada intinya terapi adalah merujuk kepada bentuk pengobatan yang dilakukan oleh seorang ahli, dalam hal ini misalnya adalah dokter, perawat, dan sebagainya yang diberikan kepada pasien.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas