Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Pesawat ruang angkasa milik Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang, Hayabusa 2, sukses mendarat di asteroid berukuran delapan kali lapangan bola pada Kamis 4 Juli 2019.
Pendaratan itu merupakan bagian dari misi mengumpulkan sampel bawah tanah asteroid Ryugu untuk mencari petunjuk asal usul tata surya.
Menurut laman Japan Today, pada April lalu, Hayabusa 2 telah membuat kawah pendaratan dengan menjatuhkan alat penggali yang terbuat dari tembaga.
Pendaratan pada Kamis pekan lalu tersebut merupakan bagian misi untuk mencari sampel di bawah tanah yang sangat berharga.
Hayabusa 2 merupakan pesawat luar angkasa pertama yang berhasil mengumpulkan sampel bawah tanah dari asteroid.
Anggota misi Hayabusa 2, Takashi Kubota, mengaku bangga karena pesawat ulang alik itu dapat menggali sampel tanah asteroid tersebut.
" Itu sukses besar. Kami mencapai kesuksesan sesuai prosedur yang dijadwalkan," Kubota.
Namun, tambah Kubota, Hayabusa 2 tidak betul-betul mendarat. Hayabusa 2 melayang di ketinggian 30 meter di atas asteroid.
`Pendaratan` Hayabusa 2 hanya untuk memperpanjang tabung sampel tanah. Dari tabung tersebut, peluru seukuran bola pinball ditembakan untuk memecahkan permukaan dan menyedot puing-puing tanah asteroid.
Hayabusa 2 rencananya akan meninggalkan asteroid itu dan kembali ke Bumi akhir tahun depan.
Dream - Dari jutaan benda langit yang bertebaran di angkasa, ada satu asteroid yang sangat unik.
Bukannya mendatangkan bencana, asteroid itu justru bisa menjadi berkah bagi seluruh penduduk Bumi.
Jika asteroid itu jatuh ke Bumi, maka setiap penduduknya akan menjadi miliarder secara mendadak. Apa alasannya, kok bisa?
Asteroid bernama Psyche 16 itu berada di antara orbit Planet Mars dan Planet Jupiter. Asteroid itu mengandung emas, nikel, platinum, besi, serta unsur-unsur metal padat lainnya.
Uniknya, tidak seperti asteroid pada umumnya, Psyche 16 murni terbentuk dari metal padat.
Selain emas, asteroid tersebut juga mengandung platinum, besi dan nikel.
Berbagai kandungan metal di Psyche 16 itu diperkirakan bernilai 8.000 kuadriliun poundsterling.
Artinya, jika asteroid ini jatuh ke Bumi, perekonomian dunia yang senilai 59,5 triliun poundsterling akan hancur lebur.
Meski baru saja dikenali, Psyche 16 sudah menarik perhatian penambang emas kawakan tingkat dunia.
Scott Moore, kepala EuroSun Mining, mengatakan melimpahnya emas di asteroid itu akan mengacaukan industri emas dunia.
" The Titans of Gold sekarang yang mengendalikan ratusan pabrik emas terbaik di seluruh dunia," katanya kepada Oil Price.
Namun perusahaan dengan produksi 113-114 ton emas per tahun itu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan emas di asteroid itu.
NASA berencana melakukan misi penelitian di asteroid Psyche 16 pada tahun 2022.
Diberi nama Discovery Mission, misi NASA tersebut diharapkan sampai di tujuannya pada tahun 2026.
Namun karena asteroid tersebut berpotensi membahayakan perekonomian dunia, NASA tak tertarik untuk menambangnya.
Mereka hanya ingin melakukan penelitian terhadap asteroid unik tersebut.
Peneliti Arizona State University mengatakan, Psyche 16 ditemukan pada 1852 oleh astronom Italia Annibale de Gasparis.
Nama Psyche 16 diberikan dengan meminjam nama Dewi Kematian Yunani Kuno, Psyche.
(ism, Sumber: The Sun)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya