30 Ribu Hewan Kurban untuk 34 Provinsi dan 7 Negara

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 11 Juli 2019 19:03
30 Ribu Hewan Kurban untuk 34 Provinsi dan 7 Negara
Dompet Dhuafa mendistribusikan daging kurban ke 34 provinsi dan 7 negara.

Dream - Sebulan lagi umat Islam akan merayakan Idul Adha. Meski masih cukup lama, pasokan hewan kurban di pasaran mulai sulit dan harganya merangkak naik.

Pasokan hewan dari sentra ternak berkurang akibat musim kemarau. Kondisi ini juga berdampak pada kualitas ternak.

Mengantisipasi hal itu, Dompet Dhuafa lewat program Tebar Hewan Kurban (THK) telah mengamankan pasokan hewan kurban untuk masyarakat.

Lembaga filantropi ini juga menjamin hewan ternak yang tersedia memiliki kualitas baik sehingga para mudhohi (pekurban) bisa tenang dalam berkurban.

" Nilai utama bekurban melalui lembaga yaitu kesehatan ternak terjaga, mutu dan kualitas teruji, daging-daging kurban tersalurkan secara tepat, sesuai tujuannya hingga menumbuhkan perekonomian para peternak kecil yang telah menjadi mitra THK Dompet Dhuafa," ujar Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, Imam Rulyawan, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis 11 Juli 2019.

 Kurban Dompet Dhuafa

Imam mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan 30 ribu ekor hewan kurban yang akan dibagikan ke 34 provinsi. Bahkan, Dompet Dhuafa juga menargetkan pendistribusian daging kurban hingga ke luar negeri.

" Dompet Dhuafa mendistribusikan hewan kurban ke tujuh negara seperti Timor Leste, Filipina, Myanmar, Vietnam, Palestina, Thailand dan Bangladesh," kata Imam.

Imam menjamin kualitas hewan kurban yang disediakan Dompet Dhuafa telah memenuhi standar dan mutu. Setiap hewan telah diseleksi oleh tim Quality Control (QC).

Tak hanya itu, Dompet Dhuafa juga berupaya untuk memberdayakan peternak lokal. Lewat Kampoeng Ternak Nusantara (TKN), Dompet Dhuafa ingin meningkatkan kesejahteraan dengan memasarkan hewan ternak dari para peternak lokal.

 Kurban Dompet Dhuafa

" Sehingga mereka dan keluarganya dapat menikmati hasilnya, yaitu terwujudnya kemandirian melalui penyelenggaraan bisnis peternakan dan turunannya yang menguntungkan," kata Imam.

Sedangkan untuk penyaluran hewan kurban, kata Imam, pihaknya telah memiliki data rinci penerima yang didapat lewat kerja sama dengan berbagai lembaga dan pengembang data. Dengan data yang tersedia secara digital memungkinkan Dompet Dhuafa mendapat laporan penyaluran secara detail.

" Saat ini, Dompet Dhuafa berupaya mengembangkan global information system (GIS) yang berisi data dan lokasi sebaran penerima manfaat dalam bentuk peta geografik, bekerja sama dengan e-commerce (niaga elektronik) dan fintech (penggunaan teknologi keuangan) dalam mengembangkan sistem digitalisasi pengelolaan zakat dan kurban," tutur Imam. (ism)

2 dari 6 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Smartfren Presents Milenial Males Jadi Miliuner Series Eps 3 - 4G: Gercep - Gila - Gubrak - Go