Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Guy Dan Katie Wakeling Beserta Dua Anaknya, Kini Tak Bisa Tinggali Rumah Mereka (mirror.co.uk)
Dream - Guy dan Katie Wakeling beserta dua anaknya terpaksa tinggal bersama saudara mereka. Rumah pribadi mereka di Much Hoolem, Lanchester, Inggris, hancur berantakan, padahal mereka telah mengeluarkan 25.000 pound sterling, setara Rp512 juta, untuk membayar biaya renovasi kepada Dave Sutton dari FSPD Ltd.
Mereka sangat berharap uang yang telah dibayarkan dapat kembali. Sayangnya, harapan itu sepertinya bakal sulit terwujud.
" Ini semua mulai terungkap ketika kontraktor meninggalkan bangunan. Para mandor bahkan tidak pernah mengunjungi proyek," ujar Katie, 36 tahun.
" Ketika mereka mengatakan renovasi merupakan sub-standar, material yang dipakai murah, tidak ada balok yang menguatkan jendela termasuk ilegal. Kami diberitahu jika kami sudah pindah, semua bisa jatuh di sekitar kami," kata dia.
Katie dan Guy, yang menjalankan usaha perhiasan mereka sendiri, pindah dari rumah mereka pada 22 Juni 2015.
Mereka diberitahu oleh perusahaan kontraktor bangunan FSPD Ltd dari Tarleton, Lanchester, bahwa pekerjaan menambah atap kamar tidur dan kamar mandi membutuhkan waktu antara empat hingga enam minggu.
Tetapi, lima bulan kemudian, mereka masih belum kembali ke rumah mereka. Ketika memanggil ahli bangunan untuk memeriksa hasil renovasi, mereka justru diberitahu struktur bangunan harus dirubuhkan.
" Ini semua harus dirubuhkan dan semua uang yang sudah kami bayar terbuang percuma. Sepertinya uang itu tidak akan bisa kembali," kata Katie.
" Kami tidak tahu apa yang bisa kami lakukan. Kami tidak bisa memperbaiki lagi dengan perusahaan lain. Jadi, rumah kami tidak bisa ditinggali dan mereka pergi begitu saja," ungkap dia.
" Perusahaan itu bangkrut dan upaya mendapatkan uang kami kembali melalui pengadilan hanya akan membuang-buang waktu. Mereka sudah tidak memiliki aset," tambah dia.
Melalui pesan tertulis kepada pasangan ini, kontraktor Dave Sutton mengklaim dia telah berusaha mencari cara untuk menyelesaikan masalah, tapi tidak berhasil.
" Saya sudah mencoba mencari uang untuk dikembalikan kepada kalian, tapi saya tidak punya uang. Saya tidak merasa kesulitan, tetapi saya sudah melakukan semua yang saya bisa. Sekarang semua ada di pengadilan," tulis Dave.
Sumber: mirror.co.uk
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes