Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Abu Bakr Al-Baghdadi
Dream - Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, dilaporkan terluka begitu parah sehingga nyaris lumpuh.
" Sumber-sumber kami memberitahu Baghdadi masih hidup, tapi masih tidak bisa bergerak leluasa akibat cedera tulang belakang yang dideritanya dalam serangan udara Maret," kata Kareem Shaheen, wartawan The Guardian melalui Twitter, dikutip Dream, Selasa 28 April 2015.
Abu Bakr al-Baghdadi, yang tahun lalu menyatakan dirinya " khalifah" Negara Islam (juga dikenal sebagai ISIS), dilaporkan terluka dalam serangan udara koalisi yang dipimpin Amerika Serikat pada Maret lalu.
Martin Chulov, jurnalis The Guardian, yang pekan lalu menyampaikan kabar langsung saat terjadi serangan udara, juga menyebutkan sumber-sumber mengatakan kepadanya bahwa Baghdadi masih hidup dan sedang dirawat oleh dokter dari Mosul. Dia dilaporkan telah menderita cedera tulang belakang.
Namun informasi tentang Baghdadi yang dilaporkan cedera akibat serangan udara konon juga masih simpang siur.
Dua pejabat, satu Barat dan satu Irak, menegaskan kepada The Guardian bahwa serangan udara menarget beberapa mobil di kota Baaj di barat laut Irak pada 18 Maret.
Namun Pentagon mengatakan serangan udara itu tidak ditujukan pada target bernilai tinggi dan mereka tidak punya alasan untuk percaya itu Baghdadi.
Chulov melaporkan bahwa pejabat AS mungkin tidak tahu bahwa Baghdadi dalam salah satu mobil yang ditargetkan dalam serangan udara tersebut.
Menurut sumber yang mengetahui pergerakan Baghdadi kepada The Guardian, Baghdadi tinggal di daerah itu karena ia tahu dari pengalaman perang bahwa Amerika tidak memiliki banyak kepentingan di sana.
Baghdadi dilaporkan mulai pulih perlahan tapi belum bisa menjalankan tugas sehari-hari sebagai pemimpin ISIS.
Kata seorang penasihat pemerintah Irak kepada Newsweek pekan lalu, seorang mantan guru fisika dari Mosul ditunjuk sebagai pemimpin sementara ISIS.
Newsweek menggambarkan karir Abu Alaa Afri sedang naik dalam sistem pemerintahan ISIS. Penasihat pemerintah Irak, Hisham al Hashimi, mengatakan Afri telah menjadi lebih penting daripada khalifah ISIS yang sedang terluka, Abu Bakr al-Baghdadi.
Afri akan menjadi pemimpin permanen baru ISIS jika Baghdadi meninggal, kata Hashimi. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya