Beredar Foto Mesra Mirip Jessica dan Mirna, Ini Kata Polisi

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 5 Februari 2016 17:43
Beredar Foto Mesra Mirip Jessica dan Mirna, Ini Kata Polisi
Polisi langsung menjelaskan foto yang terlihat diambil dari potongan video itu.

Dream - Beberapa hari pasca ditetapkannya Jessica Kumala sebagai tersangka, beredar foto mesra mirip Jessica dan Wayan Mirna Salihin.

Tetapi, kabar itu buru-buru dibantah Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti.

Menurut Krishna, foto yang terlihat diambil dari potongan video itu bukanlah foto Jessica dan Mirna. " Kayak gini banyak hoax. Banyak polemik di media," kata Krishna, Jumat 5 Februari 2016.

Meski begitu, kata Krishna, tim penyidik hingga kini masih berkutat untuk mengumpulkan fakta-fakta untuk kasus Mirna. Krishna enggan membeberkan fakta itu, sebab bahan itu hanya untuk proses pengadilan.

" Sekarang tugas kami melengkapi berkas. Bahan yang akan kami serahkan ke pengadilan sudah kami miliki. Tapi, tidak untuk kami," ujar dia.

Dia berharap publik bersabar dalam pengungkapan kasus Mirna. Ia akan menjelaskan secara gamblang jika berkas acara kasus itu telah diserahkan ke pengadilan.

" Kami minta nanti lihat saja di pengadilan, sekarang apa yang kami miliki diserahkan ke jaksa," ucap dia. (Ism) 

 

1 dari 4 halaman

Kepribadian Ganda?

Dream - Psikologis Jessica Kumala, tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, sempat banyak dibincangkan publik. Banyak informasi beredar yang mengatakan jika Jessica memiliki masalah kejiwaan tertentu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, buru-buru membantah kabar tersebut. Krishna mengatakan jika Jessica Kumala tak memiliki kepribadian ganda.

" Ngarang kamu!" kata Krishna.

Sejauh ini, tim penyidik tidak menemukan kelainan psikologi dalam diri Jessica. Bahkan saat berada di dalam sel, kondisi psikologis Jessica juga masih dalam keadaan normal.

" Dokter ahli dari tim dokkes (Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya-red) dan psikolog, menyatakan psikologis Jessica sehat," ucap dia.

Bahkan secara fisik, Jessica juga tidak memiliki masalah meski dirinya sempat merasa kurang nafsu makan.

" Kesehatan Jessica tidak ada gangguan. Dia baik-baik saja," kata dia. (Ism) 

 

2 dari 4 halaman

Mengaku Sakit Maag, Kok Jessica Minum Kopi di Tahanan

Dream - Saat diperiksa sebagai saksi kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso mengaku punya riwayat sakit Maag. Sehingga dia mengaku tak ikut menyeruput kopi bersianida yang menewaskan Mirna.

Namun, keanehan muncul setelah Jessica ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Mirna dan ditahan oleh polisi. Selama tiga hari mendekam di balik jeruji besi, Jessica rupanya meminum kopi.

" Dia yang minta itu kopinya. Kita kasihan juga, akhirnya ya diberikan," kata Direktur Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Barnabas, di Jakarta, Rabu kemarin.

Tentu ini mengundang tanya. Sebab, keterangan itu tak sesuai antara keterangan dengan perilaku. Jessica mengaku tak ikut mencicipi kopi Mirna, namun kini malah minum kopi.

Saat bertemu Mirna di kedai Oliver, Grand Indonesia, pada 6 Januari silam, Jessica-lah yang memesan kopi Vietnam untuk Mirna. Saat menyeruput kopi itu, Mirna mengatakan rasa kopinya aneh.

Kecurigaan Mirna itu membuat Hani, teman mereka yang juga ikut dalam pertemuan itu, ikut mencecap kopi tersebut. Tak terjadi apa-apa pada Hani karena hanya mencicipi sedikit.

Sementara, Jessica tak ikut mencicipi kopi maut itu. Saat diperiksa sebagai saksi, Jessica memang mengaku tak mencicipi kopi itu sebab punya riwayat sakit maag. Kata dia, kopi Vietnam yang dia pesan itu terlalu strong.

3 dari 4 halaman

Peluru Polisi untuk Jessica

Dream - Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tinggi DKI bekerja keras mengungkap tabir kematian Wayan Mirna Salihin. Usai penetapan tersangka, dua lembaga ini tengah fokus melengkapi alat bukti dan menyiapkan dakwaan terhadap tersangka Jessica Kumala Wongso.

" Sekarang langkah polisi adalah bagaimana memperkuat alat bukti. Meyakinkan teman-teman Jaksa agar mereka yakin dan segera P21 (berkas lengkap),'' kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian di Polda Metro Jaya, Jumat, 5 Februari 2016.

Selain itu, Tito menjamin anak buahnya akan bekerja maksimal dalam membantu jaksa selama persidangan. Sebab, kewajiban polisi bukan hanya menyelesaikan berkas hingga P21 saja, melainkan menyelesaikan kasus ini sampai vonis.

" Harapan kami ialah menjerat tersangka dengan hukuman maksimal dapat terwujud,'' kata dia.

Tito juga merasa yakin dengan alat bukti yang dimiliki para penyidik cukup kuat. Tito mendasarkan keyakinannya pada kinerja tim penyidik yang telah berani memutuskan status tersangka pada Jessica.

" Penyidik sudah berani menahan berarti alat bukti sudah lengkap, tinggal disempurnakan,'' ucap Tito.

Sementara itu, Tito semakin yakin kasus ini akan terbongkar. Dia mengatakan pihaknya sudah menyiapkan strategi khusus untuk mematahkan pembelaan kuasa hukum terhadap Jessica.

" Peluru apa yang penuntut punya ialah salah satu strategi untuk mematahkan dalil-dalil pembela," ucap dia.

Dia juga yakin tim kuasa hukum tersangka telah menyiapkan strategi tertentu untuk kepentingan pembelaan. Salah satunya adalah memanfaatkan hak ingkar.

" Tersangka mungkin akan berusaha mengelak. Nah, pihak keempat yaitu tersangka dan penasehat hukumnya itu juga punya strategi," ucap Tito.

Untuk itu, kata Tito, pihaknya segera melengkapi dan memperkuat alat bukti yang ada. Dia menilai waktu yang tersisa masih cukup bagi penyidik untuk melengkapi alat bukti. (Ism) 

4 dari 4 halaman

Pesan Jessica ke Mirna: Mau Dong Dicium Sama Loe

Dream - Ayah Mirna, Darmawan Salihin mengungkap pesan mengejutkan dari Jessica Kumala Wongso, tersangka pembunuh putrinya yang dikirim untuk anaknya, Wayan Mirna Salihin. Pesan itu ditemukan dalam messenger WhatsApp di ponsel putrinya. 

Hal itu terungkap dalam acara Indonesia Lawyers Club di tvOne, Selasa malam 2 Februari 2016. Bermula saat advokat Hotman Paris Hutapea melontarkan pertanyaan kepada Darmawan. 

" Apakah ada pesan seolah-olah Jessica marah saat ditinggal Mirna menikah," tanya Hotman di acara yang sama. 

Mulanya, Darmawan agak ragu menyampaikan ini di media karena terkait materi penyidikan. Tapi akhirnya, Darmawan menjawab pertanyaan advokat nyentrik itu. 

" Mau dong dicium sama loe, udah lama," Darmawan mengutip pesan Jessica di ponsel putrinya. " Yang saya lihat seperti itu," tegas Darmawan membacakan pesan 'mesra' itu. 

Darmawan mengaku, masih ada lagi beberapa pesan dari Jessica ke putrinya, namun itu akan dibuka di pengadilan.

Menurut Darmawan, Jessica sempat menghilang lama. Tetapi, mendadak muncul dan mencari Mirna.

Bantah

Pengacara Jessica, Yudi Wibowo, membantah kliennya itu penyuka sesama jenis. " Enggak benar itu. Jessica itu punya pacar bule," kata Yudi.

Yudi mengakui, Jessica tidak menyukai pria Indonesia. Sepengetahuannya, Jessica selalu menjalin cinta dengan pria asing. Tapi, Yudi tak menjelaskan dari negara manakah kekasih Jessica berasal.

" Dia nggak suka (cowok) Indonesia. Kekasihnya berwarga negara asing itu namanya Patrick," ucap Yudi beberapa waktu lalu. 

Yudi menuturkan kedekatan yang terjalin antara Jessica dan Mirna hanya sebatas pertemanan. Keduanya, kata Yudi, dekat karena sekolah di universitas yang sama di Sidney, Australia.

" Mereka memang bersahabat, karena sama-sama dari Indonesia juga. Tetapi, keduanya tidak tinggal di rumah yang sama. Jessica tinggal sendirian, sedangkan Mirna tinggal bersama orangtuanya," kata dia. (Ism) 

Beri Komentar