Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Masjid Ferhadija Di Bosnia Dan Herzegovina (Foto: Anadolu Agency/ Tahla Ozturk)
Dream - Bosnia dan Herzegovina ternyata punya hari besar yang cukup unik meski di dalamnya terkandung cerita pilu. Setiap tanggal 7 Mei, penduduk negara ini memperingati Hari Masjid.
Hari bersejarah yang dirayakan oleh negara kecil di Balkan yang bertahan dari perang pada 1990-an itu merupakan peringatan peristiwa tragis saat ratusan masjid dan rumah-rumah ibadah dihancurkan oleh pasukan Serbia dan Kroasia dalam perang Bosnia pada 1992 hingga 1995.
Dikabarkan Anadolu Agency, tiap tanggal 7 Mei itu ditetapkan warga untuk mengenang dihancurkannya Masjid Ferhadija yang bersejarah di kota Banja Luka oleh pasukan Serbia.
Masjid yang dianggap sebagai simbol sejarah negara tersebut rusak parah karena ledakan dinamit pada Mei 1993. Tapi, Masjid Ferhadija bukan satu-satunya masjid yang hancur karena perang.
Dikabarkan Serikat Islam Bosnia, sebanyak 614 masjid, 218 musala, 69 tempat pembelajaran Alquran, empat pondok darwis, 37 makam, dan 405 benda bersejarah yang dimiliki yayasan-yayasan Muslim turut dihancurkan.
Sejumlah, 534 masjid yang berdiri di dalam wilayah yang dikuasai pasukan Serbia juga dirobohkan. Sementara itu 80 masjid lain yang berada di wilayah pasukan Kroasia diruntuhkan.
Sebanyak 80 persen dari 1.144 masjid di Bosnia juga mengalami kerusakan parah akibat perang. Selain pengrusakan masjid dan tempat ibadah lain, lebih dari 100 imam dibunuh pasukan Serbia dan Kroasia.
Berdasarkan data, saat ini Bosnia memiliki 1.912 masjid dimana 789 masjid dan musala yang tadinya hancur kini telah dibuka kembali. Sementara 89 lainnya masih menunggu untuk dibangun lagi.
Masjid ini dibangun pada 1579 oleh Ottoman Sandzak Bey dan Ferhat Pasha dan dianggap sebagai salah satu pencapaian terbaik arsitektur Islam bernuansa Ottoman di Eropa. Ketika Perang Bosnia meledak pada 1990, masjid tersebut dihancurkan oleh Pasukan Bersenjata Republika Srpska.
Setelah proses restorasi selama 15 tahun, Masjid Ferhadija kembali dibuka pada 7 mei 2016, tepat pada perayaan hari penghancurannya. Pendirian masjid itu berkat bantuan dari Turkish Cooperation and Coordination Agency (TIKA).
Restorasi pertama masjid ini dilakukan pada 2001 oleh Serikat Islam Bosnia, namun terhenti karena kekurangan sumber daya. TIKA mengambil alih proyek restorasi tersebut pada 2014.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
