Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Mantan bos majalah Charlie Hebdo, Philippe Val, mengeluarkan manifesto mengejutkan. Val menuntut penghapusan ayat Alquran karena menilai mengandung referensi kekerasan dan anti-semitis.
Manifesto yang diterbitkan di Le Parisien pada 21 April 2018 tersebut turut ditandatangani 300 tokoh terkemuka, termasuk mantan Presiden Prancis, Nicholas Sarkozy. Selain itu, ada pula mantan Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls.
Dunia Islam segera mengutuk upaya penghapusan itu. Universitas Al Azhar, Mesir, menyebut ayat-ayat Alquran tidak menyerukan pembunuhan, namun menyerukan menentang orang yang melawannya.
Dikutip dari Al Arabiya, Universitas Al Azhar menyatakan bahwa konteks ayat yang dipertanyakan itu berkaitan dengan kondisi peperangan.
Sementara itu, melalui akun Twitter pribadinya, Wakil Perdana Menteri Turki, Bekir Bozdag, mengecam manifesto sejumlah tokoh dan intelektual Prancis yang mendukung gerakan itu. Dia menyebut tindakan itu sebagai "teroris versi Barat".
Sementara, Anadolu Agency memberitakan bahwa Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Numan Kurtulmus, menyebut tindakan para tokoh dan cendekiawan itu tergolong barbar.
"Ini benar-benar barbarisme dan penyimpangan bahwa 300 orang, termasuk mantan Presiden Nicolas Sarkozy dan mantan Perdana Menteri Manuel Valls, menyiapkan deklarasi yang menuntut beberapa ayat di Alquran dihapuskan," kata Kurtulmus.
Dia menambahkan, manifesto tersebut ditandatangani oleh orang-orang yang mencari cara untuk memerintah negara. "Tingkat rasisme dan [pendekatan] anti-agama sebenarnya menghina nilai-nilai Eropa sendiri," kata dia.
Kurtulmus mengatakan, tuduhan terhadap Alquran merupakan pernyataan yang keji.
"Saya sangat mengutuk perhitungan politik keji mereka yang menuduh Alquran, yang merupakan satu-satunya sumber kebenaran untuk agama Islam yang berarti perdamaian dan pemuka agama tertinggi ini," ujar dia.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
