Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Salah Satu Eksterior Di Hotel St Regis (Sumber: St Regis Bali)
Dream - Setelah mengamankan dua orang perempuan bernama Dewi Palapa dan Mariana yang nekat menerobos masuk Hotel St Regis untuk bertemu Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al-Saud, kini polisi giliran mengamankan seorang pria bernama Simon Situmeang yang nekat mencoba bertemu Putri Raja Salman.
Simon nekat mendatangi Hotel St Regis, tempat orang nomor satu di Jazirah Arab itu menginap. Sontak saja, keinginannya itu tak dikabulkan oleh petugas keamanan yang berjaga. Alih-alih ingin bertemu Putri Raja, dia justru diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.
" Simon cuma datang, tidak menerobos masuk. Tadi pagi ada yang datang mau mencoba bertemu dengan Putri Dinnah. Saya tidak tahu dia dapat informasi dari siapa (tentang Putri Dinnah)," jelas Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose di kantornya, Kamis 9 Maret 2017.
Saat datang ke Hotel St Regis, Simon menjelaskan maksud kedatangannya kepada petugas keamanan yang berjaga.
" Kami sendiri tidak tahu apakah putri raja ada di sini atau tidak. Menurut yang bersangkutan hanya dia yang tahu," kata Petrus.
Tetapi, dia langsung diamankan oleh petugas kepolisian. Menurut Petrus, tim Inafis sudah melakukan pemeriksaan terhadap Simon. " Namun perlu pendalaman pemeriksaan psikologis. Sampai hari ini tidak ada hal-hal yang signifikan. Tapi setelah diperiksa, kalau dalam hukum disebut tidak mampu bertanggungjawab," kata dia.
Sebelumnya dua orang perempuan yang nekat masuk ke Hotel St Regis dibawa polisi ke Rumah Sakit Jiwa Bangli setelah diduga terindikasi mengalami gangguan jiwa.
(Sah/Laporan Berry Putra, Bali)
Baca Juga: Siang Ini, Jokowi Bertemu SBY di Istana Saudi Bahas Waktu Jeda Antara Azan dan Ikamah Bau Busuk di Kokpit Paksa Pesawat Mendarat Darurat Alfian Tanjung Siap Hadapi Somasi Teten Masduki Bersitegang dengan Korut, Muslim Malaysia Diimbau Sholat Hajat
© Dream
Dream - Rombongan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al-Saud menghabiskan liburannya dengan memborong sejumlah barang. Kali ini para pemilik toko bermerek di Discovery Shoping Mall Kuta, Bali jadi sasaran cuci mata para delegasi.
Barang mewah merek terkenal seperti Billabong, Polo, Converse dan sejumlah barang mahal lainnya jadi belanjaan yang dibeli rombongan.
General Manager PT Bali Unicorn, selaku pengelola Discovery Shoping Mall, I Wayan Puspa Negara mengungkapkan, rombongan Raja Salman telah memborong sejumlah barang berharga di mall yang terletak di Kuta itu sejak hari pertama tiba.
" Sejak tanggal 4 Maret lalu mereka sudah berbelanja. 4 Maret ada 2 mobil, tangga 5 Maret ada 20 mobil, dan tanggal 6 ada 22 mobil. Sudah terkonfirmasi mereka rombongan Raja Salman. Tapi, kami tidak mengonfirmasi apakah mereka Pangeran atau siapa," kata Puspa Negara saat dihubungi, Selasa 7 Maret 2017.
Puspa Negara memperkirakan rombongan Raja Salman akan memborong sejumlah barang di mall yang dikelolanya. Sebabnya, dua minggu sebelum kedatangan rombongan, telah datang tim ahli Kerajaan Arab Saudi yang meninjau mall tersebut.
" Mereka umumnya memborong sejumlah produk berkelas. Tidak ada yang tidak belanja. Daya beli mereka cukup yahud. Satu orang bisa menenteng 5 sampai 6 tas," ujarnya.
Namun Puspa Negara tak bisa memprediksi berapa uang yang dihabiskan rombongan kerajaan itu untuk kegiatan shoppingnya. Dia hanya menduga setiap delegasi mengeluarkan uang sekitar Rp5 juta masing-masing orang.
" Bayangkan saja, satu produk baju branded di sini sekitar Rp1 jutaan. Produk di sini cukup mahal. Jadi proyeksi saya sekitar Rp5 jutaan," ujar dia.
© Dream
Dream - Raja Salman telah tiba di Bali sejak kemarin sore pukul 17.53 WITA di Bandara Ngurah Rai. Begitu tiba di bandara, ia disambut berbagai pihak mulai Menteri Pariwisata, Kapolda Bali, Gubernur Bali, Pangdam IX Udayana dan sejumlah tokoh lintas agama.
Begitu tiba, Raja Salman menyalami mereka satu persatu. Namun, Raja Salman nampak kaget begitu menyalami perwakilan dari Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, Romo Evensius Dewantara. Raja Salman sempat tertegun. Perbincangan antara mereka pun terjadi.
Romo Venus, sapaan karib Romo Evensius Dewantara menjelaskan, saat penyambutan formasi para penyambut sudah diatur sedemikian rupa. Romo sendiri sudah mempersiapkan diri.
" Saya sudah mempersiapkan diri jika saya akan memberikan sesuatu ke beliau (Raja Salman). Saya ucapkan ahlan wasahlan Ya Malik kepada beliau begitu menyalami saya," kata Romo Venus, di Nusa Dua, Minggu 5 Maret 2017.
Raja Salman heran. Langkahnya terhenti di hadapan Romo Venus. " Dia heran. Dia lihat saya terus. Lalu dia sentuh jubah saya tepat di dada. Dia lalu bilang 'Anda Katolik ya'," kata Romo Venus menceritakan perbincangannya dengan Raja Salman.
Pertemuan itu, Romo Venus melanjutkan, berlangsung begitu singkat hanya sekitar tiga menit. Tak ada perbincangan lanjutan antara dirinya dengan Raja Salman. Namun, katanya, terpancar raut muka kaget tetapi bahagia terhadap Romo Venus.
" Mungkin Raja Salman heran, kok bisa ngomong bahasa Arab. Saya tidak menyangka raja kaget dengan saya. Saya sendiri begitu senang bisa bertemu raja," katanya.
Romo Venus merupakan pastor Paroki di Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa di kompleks Puja Mandala Nusa Dua. Di kompleks tersebut, selain berdampingan dengan masjid, gereja juga berdampingan dengan empat rumah ibadah lainnya.
Romo Venus merupakan alumnus universitas di Kairo. Ia mengambil jurusan spesialisasi Islamologi selama 1 tahun pada 2002 hingga 2003. Setelah itu, Romo Kembali lagi untuk memperdalam pendidikan Islamologinya selama dua tahun.
(Laporan: Berry Putra, Bali)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya