6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream - Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) menyerukan Muslim negara itu menggelar sholat hajat. Ajakan ini disampaikan menyusul ketegangan hubungan antara Malaysia dengan Korea Utara.
Presiden ABIM, Muhammad Raimi Ab Rahim, mengatakan sholat hajat ini untuk mendoakan keselamatan 11 warga Malaysia yang tertahan di Korut.
" Dalam kondisi ini, ABIM menyeru seluruh rakyat Malaysia menyatakan solidaritas untuk warga negara kita yang masih berada di Korea Utara," katanya dalam satu pernyataan pada Rabu, 8 Maret 2017.
" Marilah kita bersama-sama berdoa bagi keselamatan mereka dan melakukan sholat hajat sebagai ikhtiar bersama."
Raimi menyampaikan imbauan ini menyusul tindakan Pemerintah Korut yang melarang warga Malaysia meninggalkan negara itu untuk sementara waktu.
Sebelumnya, mengutip laporan Reuters, larangan itu dibuat dengan alasan memastikan keamanan diplomat dan warga Korut di Malaysia. Ini akibat krisis diplomatik yang terjadi antara kedua negara setelah terbunuhnya saudara tiri Kim Jong-un, Kim Jong-nam.
Tetapi, Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Reezal Merican Naina Merican, ke-11 warga Malaysia kini berada dalam kondisi aman. Mereka juga tidak mendapat ancaman selama di Korea Utara.
Ke-11 warga Malaysia itu terdiri dari tiga orang staf kedutaan Malaysia, dua di antaranya bekerja untuk World Food Programme di bawah PBB dan sisanya adalah anggota keluarga mereka.
Sementara itu, Raimi mendesak Pemerintah Malaysia agar segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan polemik terbaru yang dipicu oleh Pemerintah Korea Utara.
" Harapan seluruh rakyat Malaysia agar pemerintah dapat memanfaatkan setiap kemampuan serta saluran diplomatik untuk menyelesaikan ketegangan terbaru yang dipicu Korea Utara, tanpa mengkompromikan kedaulatan serta keamanan negara," katanya.
(Sah/Sumber: sinarharian.com.my)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
