Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: YouTube Pemprov DKI Jakarta)
Dream - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau seluruh warga ibu kota tidak pesimistis menghadapi pandemi Covid-19 yang kasusnya melonjak tinggi sebulan terakhir. Sinyal jerih payah dari kedisiplinan warga Jakarta mematuhi peraturan pemerintah terbukti mulai menunjukan hasil.
" Izinkan saya mengajak kepada seluruh warga Jakarta, jangan pesimis! Nyatanya kita bisa bersama-sama mulai menurunkan tingkat kegawatan situasi," kata Anies dikutip dari kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Selasa 27 Juli 2021.
Anies melaporkan, kondisi Jakarta tiga minggu lalu dalam kondisi genting bahkan sempat muncul kecemasan tidak adanya harapan untuk bangkit dari pandemi. Namun kecemasan itu mulai terkisi ketika kondisi penanganan COvid-19 dalam sepekan terakhir mulai berbalik ke arah positif.
Meski sudah ada tanda keberhasilan, Mantan Menteri Pendidikan itu tetap mengingatkan agar warga Jakarta semakin displin dan tetap waspada.
" Ini artinya jangan lengah, jangan kendor, jangan sampai gelombang perbaikan yang sudah mulai terasa ini lalu berhenti atau malah berbalik lagi karena kita lengah, kita kendor, kita tidak disiplin," kata Anies.
Lebih jauh, Anies juga meminta warga Jakarta untuk tetap menataati protokol kesehatan dan terus mengurangi bentuk mobilitas jika tidak diperlukan. Menjalankan protokol kesehatan merupakan wujud tanggung jawab bersama guna menghentikan penyebaran Covid-19.
" Dan bagi perusahaan-perusahaan, jangan paksakan karyawan masuk bila itu merisikokan protokol kesehatan di kantor Anda. Ini adalah wujud dari tanggung jawab kita untuk sama-sama menghentikan penyebaran Covid-19," tutur Anies.
Tak lupa Anies juga mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Ia mengingatkan, semakin tinggi tingkat vaksinasi makan semakin rendah tingkat resiko
" Jadi kita menyaksikan laporan di lapangan bahwa vaksinasi menurunkan resiko fatalitas secara signifikan. Jadi resikonya itu jauh lebih rendah bagi mereka yang sudah tervaksin," jelas dia.
Dream - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar pertemuan virtual dengan seluruh kepala Puskesmas di ibu kota . Dalam pertemuan tersebut, Anies berharap mendapat laporan langsung dari tenaga kesehatan terkait kendala dan kebutuhan yang diperlukan dalam upaya penanganan Covid-19.
" Kami ingin mendengarkan langsung curhatan teman-teman di lapangan, kendala apa saja yang selama ini dihadapi, harapan dan dukungan apa yang dibutuhkan dari Pemprov DKI Jakarta," ucap Anies dalam unggahannya di Instagram @aniesbaswedan, Kamis 22 Juli 2021.
Anies mengatakan, dialog dengan para tenaga kesehatan di Puskesmas menjadi penting di tengah kondisi kritis khususnya akibat penularan virus varian Delta.
Dalam kesempatan tersebut, Anies mengatakan Puskesmas merupakan garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19.
" Mereka inilah yang sehari-hari paling depan melayani warga, tantangannya tentu tidak sedikit, apalagi dalam beberapa minggu terakhir terjadi lonjakan kasus," imbuhnya.
Dia berujar, peran Puskesmas selama pandemi amat vital dalam menjalankan testing, tracing, treatment, lalu beberapa bulan ini juga berperan sebagai vaksinator, sekaligus mengurusi pemulasaraan jenazah.
" Banyak dari mereka yang akhirnya terpapar Covid juga, untungnya semua nakes di DKI Jakarta telah divaksinasi, sehingga lebih terlindungi."
Lebih jauh, Anies menjelaskan bahwa Puskesmas terbantu dengan banyaknya kolaborasi dengan sentra vaksinasi, tambahan tenaga testing/tracer, dan bantuan relawan pemulasaraan di 42 kecamatan yang dilatih Dewan Masjid Indonesia.
" Terima kasih kepada Ibu/Bapak yang bertugas di puskesmas, jaga kesehatan, jaga stamina, jaga soliditas. Pastikan komunikasi kita terus terjalin baik, untuk mencari solusi. Ibu/Bapak adalah pilot di unit paling depan dalam sistem kesehatan kita.
Anies juga menitipkan pesan pada para nakes di Puskesmas untuk selalu menyebarkan pesan optimis kepada masyarakat.
" Sebarkan pesan optimis kepada warga yang dilayani, agar mendapatkan rasa tenang ketika melalui bersama masa-masa penuh guncangan ini," tutup Anies.
View this post on Instagram
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan