Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Pesulap Limbad Ikut Aksi Bela Islam III (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Aksi Bela Islam III telah berakhir dengan damai. Tak ada kericuhan terjadi selama aksi yang digelar di Lapangan Monas, Jumat 2 Desember 2016.
Semula tidak ada yang menyangka Presiden Joko Widodo akan hadir. Menjelang Sholat Jumat, Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan sejumlah menteri menuju ke Lapangan Monas. Di bawah guyuran hujan, para pejabat itu berjalan kaki.
Usai Sholat Jumat, Jokowi sempat naik ke panggung. Di sana dia berpidato. Mantan Walikota Solo ini mengucapkan terima kasih karena aksi berjalan dengan penuh kedamaian.
" Terima kasih atas kehadirannya, Pak Kyai, Pak Habib, Pak Ustaz, yang sudah hadir berzikir bersama dan Sholat Jumat bersama kami di sini," ucap Jokowi.
Tetapi, pidato Jokowi sempat terhenti, sebab massa meneriakkan 'Tangkap Ahok!'
Seusai pidato singkat Jokowi, peserta yang datang dari penjuru Tanah Air membubarkan diri. Diiringi sholawat, para peserta berangsur-angsur meninggalkan lokasi aksi. Sesekali, pekik takbir terdengar.
Beberapa peserta aksi terlihat memeras sajadah, kaos kaki, hingga baju yang basah kuyub. Hujan mengguyur deras, menyejukkan suasana di siang tadi.
© Dream
Aksi tersebut tentu meninggalkan sampah cukup banyak. Tetapi, para peserta aksi cukup bertanggung jawab. Mereka memunguti sampah-sampah itu, tidak peduli siapapun mereka.
Seperti ustaz asal Bandung, KH Abdullah Gymnastiar. Pria yang akrab disapa Aa Gym menggunakan jas hujan hijau dan menutupi wajah dengan serban, memunguti sampah dan memasukkannya ke kantong plastik ukuran besar yang dia bawa.
" Ayo, Pak Polisi sampahnya, sampahnya," kata Aa Gym sembari menyodorkan kantong plastik. Para polisi itu pun langsung memasukkan sampah ke kantong plastik itu.
© Dream
Meski berlangsung damai, aksi tersebut sempat diwarnai insiden kecil. Beberapa peserta aksi sempat diganggu oleh seorang pria mabuk.
Mereka merasa terancam lantaran pria itu mengacung-acungkan golok. Namun itu tidak berlangsung lama. Beberapa peserta langsung meringkus pria tersebut, dibantu personel TNI.
" Dia bukan bagian dari kami. Provokator!" ucap seorang demonstran.
Ada yang unik dalam aksi yang menuntut penahanan Basuki Tjahaja Purnama yang telah menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama ini. Di aksi tersebut, muncul sosok pesulap, Limbad.
Pesulap berambut gimbal dan minim bicara itu sempat ditanya apa alasan dia mengikuti aksi ini. Seperti biasa, Limbad tak mengucap sepatah katapun.
" Hmmmm," ucap dia sembari tersenyum.
Alhamdulillah.... semua berjalan aman.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol