Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pesawat Pengintai Ruang Angkasa Menangkap Jejak Batu Di Mars (NASA)
Dream - Jejak dari sebuah batu besar berbentuk persegi panjang di Mars tertangkap secara detail oleh pesawat pengintai ruang angkasa.
Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) menemukan jejak sebuah batu sebesar mobil SUV yang menuruni lereng sebuah bukit di Mars. Analisis terhadap bayangan batu menunjukkan batu raksasa tersebut memiliki tinggi 20 kaki (6 meter) dan lebar 11.5 kaki (3,5 meter).
Menurut NASA, batu tersebut menuruni lereng bukit sejauh sepertiga mil atau 500 meter dari tempatnya semula. Saat menggelinding, batu itu meninggalkan jejak aneh.
Yang diperkirakan karena bentuknya yang tidak memungkinkannya menggelinding secara normal. Menurut gambar resolusi tinggi yang dikirim MRO, saat berhenti menggelinding, 'ujung' batu itu menghadap ke atas.
Hingga saat ini, NASA belum mengetahui penyebab bergesernya batu itu dari tempatnya. Namun menurut spekulasi terbaru batu itu menggelinding karena meteor yang menghantam salah satu kawah terbesar di Mars.
"Jejak yang ditinggalkan memiliki pola yang aneh, menunjukkan batu tidak bisa menggelinding secara sempurna karena bentuknya." jelas NASA.
MRO diluncurkan ke ruang angkasa pada 2005 untuk mencari bukti adanya air di permukaan Planet Merah untuk jangka waktu yang panjang.
Pada Oktober lalu, MRO bertemu dengan salah satu komet terdekat yang melintasi Mars. Hal itu memberi kesempatan langka bagi MRO untuk mengambil gambar benda angkasa itu.
Komet Siding Spring atau C/2013 A1 akan melewati Mars di ketinggian 82,000 mil (132.000 km) dari permukaan Mars. Ini setara dengan sebuah komet yang melewati sekitar sepertiga dari jarak antara Bumi dan Bulan. Inti komet tidak akan menghantam Mars, tapi kemungkinan ada tabrakan lainnya.
(Sumber: Daily Mail)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
