DMI Kembangkan Wisata Religi Berbasis Masjid

Reporter : Syahid Latif
Sabtu, 31 Maret 2018 14:46
DMI Kembangkan Wisata Religi Berbasis Masjid
Wakil Ketua PP Dewan Masjid Indonesia, Komjen Pol Drs H Syafruddin menegaskan konsep wisata religi berbasis masjid ini merupakan program utama DMI

Dream - Dewan Masjid Indonesia (DMI) bakal mendorong pengembangan destinasi wisata religi berbasis masjid untuk memakmurkan dan dimakmurkan. DMI akan melihat potensi tersebut di seluruh wilayah di Indonesia.

Keinginan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Komjen Pol Drs H Syafruddin yang menerima kunjungan Tim Wisata Religi Berbasis Masjid di Wilayah se - Keresidenan Cirebon, Sabtu, 31 Maret 2018 di Kantor Pusat DMI, Jalan Jenggala, Jakarta Selatan.

Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Komjen Pol Drs H Syafruddin yang menerima kunjungan Tim Wisata Religi Berbasis Masjid di Wilayah se - Keresidenan Cirebon, Sabtu, 31 Maret 2018© istimewa

Syafruddin mengungkapkan, para tokoh Cirebon ini datang membawa konsep Wisata Religi Berbasis Masjid yang akan memadukan empat destinasi wisata berbasis religi. Keempat destinasi itu adalah Masjid Sunan Gunung Jati, Keraton Kasepuhan Cirebon, Keraton Kanoman Cirebon dan Masjid Raya At Tagwa, Cirebon.

Wisata religi berbasis masjid© istimewa

" Konsep Wisata Religi Berbasis Masjid ini merupakan program utama Dewan Masjid Indonesia," katanya.

Para tokoh asal Cirebon juga memaparkan dan mempresentasikan konsep Wisata Religi Berbasis Masjid tersebut yang akan dimulai dengan acara simposium.

Wisata religi berbasis masjid© Istimewa

 

Sedangkan peluncuran program wisata religi ini akan mulai dijalankan pada akhir April 2018 mendatang.

Audensi tersebut selain diikuti Dr Arif Risnawan SAg MM, Manager Program sekaligus Ketua Panitia Simposium Wisata Religi, juga dihadiri oleh Ketua DMI Kota Cerebon, Drs H Rokhidin MA, dan didampingi beberapa Panitia Simposium di antaranya Ranggar Putra dari Radar Cerebon, Rasyid SH dari LPBH NU dan Ustas Otong Ojie dari Pesantren Ihya Ulumuddin.

(Sah)

 

 

Beri Komentar