Petugas UPK Badan AIr DLH Provinsi DKI Jakarta Temukan Elang Bondol Di Sungai Grogol (Foto: Instagram @upkbadanairdlhdki)
Dream - Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menemukan elang bondol (Haliastur indus) saat menyisir sampah di aliran Sungai Grogol, Kecamatan Penjaringan, Jakarta.
" Penemuan elang bondol di saat tim UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Prov. DKI Jakarta," tulis Instagram UPK Badan Air DLH DKI, Selasa 8 Januari 2019.
Elang bondol termasuk hewan yang dilindungi. Hewan tersebut masuk dalam undang-undang dan terlampir dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999.
Selain hewan dilindungi, elang bondol merupakan maskot DKI Jakarta. Di laman resmi Dinas Pariwisata DKI Jakarta, elang bondol ditetapkan sebagai maskot Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pada 1989.
Maskot yang ditetapkan Ali Sadikin berupa elang berwarna cokelat dengan kepala putih dengan posisi bertengger di ranting. Elang bondol tersebut mencengkeram salak Condet.
Filosofinya dipilihnya elang bondol karena merupakan salah satu burung yang bisa bertahan lama. Elang itu mampu hidup hingga 70 tahun.
Elang bondol juga termasuk unggas yang tangguh dan pantang menyerah. Sehingga diharapkan Jakarta dapat menjadi kota yang tangguh dan mempertahankan eksistensinya.
Saat ini elang bondol itu diamankan oleh petugas tim UPK Badan Air.
View this post on Instagram
Advertisement
Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses


Manusia Sudah Ada di Bumi Sejak Kapan? Jawabannya Bisa 315 Ribu hingga 7 Juta Tahun

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar
