Fakta Baru Pengantin Perempuan Bawa Kabur Mas Kawin Rp54 Juta

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 6 April 2016 07:02
Fakta Baru Pengantin Perempuan Bawa Kabur Mas Kawin Rp54 Juta
Peristiwa ini bikin heboh masyarakat. Mendadak pengantin perempuan dan keluarganya hilang di hari pernikahan. Tapi ternyata...

Dream - Beberapa hari yang lalu Kota Tampin, Negeri Sembilan, Malaysia dibuat heboh dengan menghilangnya pengantin perempuan dan keluarganya di hari pernikahan.

Padahal mereka telah menerima uang mas kawin senilai Rp54 juta.

Saat itu pengantin laki-laki hanya bisa pasrah ketika menemukan kediaman pengantin perempuan tidak berpenghuni. Pengantin laki-laki dan keluarganya merasa dipermalukan dan ditipu oleh calon istri dan keluarganya.

Namun seorang ibu paruh baya yang diduga dari pihak pengantin perempuan tidak terima tuduhan tersebut dan membuat laporan ke Kantor Polisi Tampin.

Wanita berusia 50 tahunan itu kemungkinan adalah ibu dari pengantin perempuan. Dia dan keluarganya merasa dipermalukan dengan berita tuduhan melarikan diri di hari pernikahan.

Seorang sumber Sinar Online mengungkapkan ibu dan keluarganya itu masih bersedia untuk melanjutkan pernikahan tersebut jika kasus ini dapat diselesaikan dengan baik oleh kedua pihak.

Menurut sumber itu, pada awal Maret lalu, pihak keluarga perempuan sudah memberi tahu terlebih dahulu untuk menunda pernikahan hingga Desember.

Hal itu sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk mengikat tali pertunangan dalam waktu dua tahun.

" Ibu itu juga menyatakan sudah menerima kiriman uang mas kawin sebesar 13,000 ringgit, bukan 16,000 ringgit seperti yang diberitakan. Sementara sisanya 3,000 ringgit sudah dimasukkan tabungan anak perempuannya untuk membeli beberapa perlengkapan pernikahan.

" Pihak keluarga perempuan sudah memberi tahu beberapa kali kepada keluarga pengantin pria untuk menunda pernikahan hingga bulan Desember," kata sumber tersebut.

Mengenai kosongnya rumah ketika pengantin laki-laki dan keluarganya datang, sumber itu menjelaskan saat itu keluarga pengantin perempuan membantu salah seorang anak pindah rumah ke daerah lain.

Kepala Polisi Daerah Tampin, Superintendan Wooi Kooi Cheang mengkonfirmasi telah menerima laporan terkait insiden tersebut.

(Sumber: siakapkeli.my)

1 dari 4 halaman

Terima Mas Kawin Rp54 Juta, Pengantin Wanita Kabur

Dream - Sudah terima mas kawin senilai 16 ribu ringgit Malaysia (sekitar Rp 54 juta), seorang pengantin perempuan menghilang di hari pernikahan.

Calon pengantin pria hanya bisa pasrah ketika ditipu calon istri serta keluarganya, setelah menemukan kediaman pengantin perempuan tidak berpenghuni, Sabtu lalu.

Pengantin pria yang berasal dari Tampin, Negeri Sembilan itu juga dikabarkan sudah menyerahkan uang mas kawin senilai 16 ribu ringgit, sebelum menjelang hari pernikahannya.

Dalam kejadian jam 10 pagi itu, rombongan pengantin pria terpaksa menanggung malu dan rasa tertipu dengan tindakan keluarga pengantin perempuan.

Mengutip laporan Sinar Harian, tetangga terdekat dari keluarga pengantin perempuan memberitahu tidak mengetahui pernikahan itu dan tidak mendapat undangan.

Padahal acara akad nikah dan pesta pernikahan kedua belah telah ditetapkan sebelumnya dan kartu undangan telah dibuat. Pasangan itu dikabarkan sudah mengikat tali pertunangan pada pertengahan 2014.

Menurut sumber yang dekat dengan keluarga pengantin pria, saat acara pertunangan, pihak pengantin perempuan sepakat menunggu waktu dua tahun, untuk memberi kesempatan kepada bakal pengantin pria mengumpulkan uang mas kawin senilai 19 ringgit Malaysia.

" Bakal pengantin pria, yang hanya bekerja sebagai tukang pos di Kuala Lumpur, berhasil mengumpulkan uang mas kawin dengan susah payah. Setelah bekerja dengan gaji 900 ringgit sebulan serta bantuan keuangan dari adik-adiknya yang lain," katanya.

Sumber yang tak mau disebutkan namanya itu mengatakan pengantin pria sangat malu dengan kejadian tersebut karena pengantin perempuan melarikan diri di hari pernikahan.

Padahal pihak keluarga pengantin pria sudah menyebarkan kartu undangan pernikahan.

(Ism, Sumber: mynewshub.cc)

2 dari 4 halaman

Foto Pengantin di Pelaminan Ini Bikin Geger, Apa yang Janggal?

Dream - Foto sepasang pengantin melakukan aksi nyeleneh dan kurang sedap dipandang mata di tengah pesta pernikahan, memicu berbagai reaksi di media sosial.

Pasangan itu terlihat seperti sedang melakukan latihan push-up terbalik, dengan pengantin perempuan berada di atas tubuh pengantin pria.

Posisi kepala pengantin perempuan di atas kaki pengantin pria. Sebaliknya, posisi kepala pengantin pria berada di bawah kaki pengantin wanita.

Tidak diketahui tanggal dan lokasi foto ini diambil. Tapi rata-rata pengguna media sosial mengecam aksi pasangan yang memakai busana pengantin adat Melayu ini.

" Macam inikah adat orang Melayu, adat orang Islam? Ingin foto saja sok bikin gaya aneh-aneh. Apa pandangan orang dan bangsa lain kalau melihat gaya seperti ini? Saya yang beragama Islam merasa malu ketika teman saya dari negara lain mengirim gambar ini," kata Suzana Ayob yang terkejut dengan gambar yang diterimanya melalui aplikasi WhatsApp.

Sementara itu pengguna media sosial lainnya Ramzee Razali meminta, orang-orang agar tidak meniru aksi pasangan pengantin tersebut.

" Islam itu indah dan mudah. Bukan bermaksud menggurui," ujar Ramzee.

Sementara itu, sejumlah pengguna media sosial turut memberikan pendapat mereka masing-masing.

" Waktu menikah dulu, tak ada yang macam-macam seperti ini. Saat itu jalan terlalu cepat saja, orang tua sudah marah. Kalau waktu itu bergaya macam ini, mungkin orang tuaku kena serangan jantung karena malu dengan orang kampung."

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa gaya apa pun adalah hak pasangan pengantin itu sendiri dan orang lain tidak perlu ikut campur.

" Sesuka hati mereka sajalah. Mau nungging, mau telentang, itu pose mereka, foto mereka. Yang perlu dikritik itu orang yang meributkannya," komentar pengguna media sosial bernama Rethuan Jaafar.

(Ism, Sumber: mynewshub.cc)

 

3 dari 4 halaman

Pidato Pilu dari Pria yang Hanya 30 Menit Jadi Suami

Dream - Bagi banyak orang, pernikahan menjadi hari bahagia. Namun tidak untuk pasangan di Malaysia ini. Mereka bercerai hanya setengah jam setelah akad nikah.

Kisah itu berawal dari kurangnya mas kawin. Pengantik lelaki memang sengaja mengurangi uang hantaran sebesar RM 1.000. Dia ingin melihat tipe seperti apa keluarga dan wanita yang dinikahi itu.

Ya benar saja, setelah menerima seserahan, keluarga mempelai wanita ribut, menghujat pengantin lelaki. Menagih kekurangan uang hantaran. Mempelai wanita pun tak kalah galak. Dengan suara tinggi dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya.

Watak asli sang perempuan dan keluarganya tampak sudah. Sang pengantin laki-laki sangat sedih dibuatnya. Dengan mata berkaca-kaca, pengantin lelaki menyambar mikrofon. Dan di depan para undangan dia mulaoi bicara.

“ Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini,” tutur pengantin lelaki, sebagaimana ditulis fotografer yang mengunggah kisah ini ke akun Facebook Boii Amani Hashim.

“ Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” tambah pengantin itu. Tak hanya mengeluarkan kata-kata. Pengantin itu juga mengeluarkan uang kekurangan hantaran itu dari dalam tas.

“ Tak apa-apa lah,” kata dia sambil terus menahan air mata, “ semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Ya, pidato lelaki itu mengakhiri tali pernikahan itu, yang masih berumur setengah jam. Di saat para undangan belum beranjak, mereka menyaksikan akad sekaligus perceraian. (Ism, Sumber: Facebook Boii Amani Hashim)

4 dari 4 halaman

Kisah Pilu Setengah Jam Jadi Suami, Ceraikan Istri Usai Akad

Dream - Menjadi fotografer pernikahan bukan berarti selalu menyaksikan momen bahagia para mempelai dan keluarga. Tapi, ada kalanya juru foto itu menyaksikan. Bahkan, mengabadikan momen-momen sedih yang seharusnya menjadi hari bahagia itu.

Simak saja pengalaman fotografer pernikahan asal Malaysia ini. Juru foto itu mengunggah kisah perkawinan yang menyedihkan melalui akun Facebook Boii Amani Hashim. Kisah suami yang menceraikan istrinya, setengah jam setelah akad nikah.

Dalam pernikahan itu, sang pengantin pria telah sepakat memberi mas kawin senilai RM 22.222,22 atau sekitar Rp 75 juta. Agak mahal memang. Tapi sang lelaki sudah setuju.

Akad nikah pun dilakukan. Dalam sekali lafal, pernikahan itu menjadi sah. Dan di pesta itu bingkisan mas kawin sudah berpindah tangan, dari keluarga pengantin pria ke keluarga pengantin perempuan.

Namun beberapa saat kemudian terdengar keributan dari keluarga pengantin perempuan. “ Duit hantaran kurang seribu,” kata keluarga perempuan mempermasalahkan mas kawin dari pengantin lelaki.

Mendengar keributan itu, pengantin permepuan pun bangkit dari duduknya. Dengan nada suara tinggi, dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya, mengapa kurang seribu. Dan pekikan itu disahut keluarganya yang turut mempertanyakan kekurangan mas kawin.

“ Sudah tahu tak punya cukup uang, tetapi kenapa sangat gatal ingin menikah,” tanya keluarga pengantin perempuan.

Mendengar cercaan itu, sang pengantin lelaki bereaksi. Meski matanya berkaca-kaca, dia tetap berusaha tersenyum. Lantas dia mengambil mikrofon dan berkata, “ Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini.”

“ Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” kata pengantin lelaki itu sambil mengambil gepokan uang dari tas.

“ Tak apa-apa lah,” kata dia, “ semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Kisah ini diunggah, karena di negeri jiran itu tengah hangat masalah perkawinan yang batal karena kurangnya mas kawin dari pengantin laki-laki. Beberapa waktu lalu, pernikahan yang dilangsungkan di masjid itu berubah menjadi kericuhan. (Ism) 

Beri Komentar