Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Sumber: Liputan6.com
Dream - FIFA pastikan Piala Dunia U-20 batal berlangsung di Indonesia. Keputusan untuk memindahkan lokasi turnamen internasional tersebut merupakan imbas dari penolakan Israel.
Dalam rilis yang dikirimkan melalui email, FIFA menyebut, hal ini diputuskan usai Presiden FIFA, Gianni Infantino bertemu dengan Ketua PSSI dan LOC, Erick Thohir di Doha, Qatar.
" Melihat situasi yang ada saat ini, FIFA telah memutuskan untuk mencabut satus Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023," tulis FIFA dalam keterangannya yang dikutip dari Liputan6.com.
Selain itu, terdapat beberapa hal yang disampaikan dalam keterangan tersebut, berikut adalah diantaranya.
Dalam keterangan tersebut, FIFA juga menyampaikan bahwa kemungkinan sanksi terhadap PSSI akan dibicarakan berikutnya. Sementaa untuk tuan rumah pengganti, FIFA masih belum memutuskan.
" Tuan rumah berikutnya akan diumumkan secepat mungkin dengan tanggal turnamen yang ada saat ini tidak akan berubah," tulis FIFA dalam keterangannya.
Seperti diketahui, sebelumnya dua negara sudah disebut-sebut bakal menggantikan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Yaitu Argentina dan Peru.

Seperti yang dikabarkan, penolakan terhadap kehadiran timnas Israel di Piala Dunia U-20 telah memicu pembatalan acara drawing, yang seharusnya digelar di Bali pada 31 Maret 2023.
Namun, sejauh ini FIFA tidak menjelaskan alasan pembatalan tersebut. Meski begitu, diduga yang menjadi pemicu adalah penolakan dari Gubernur Bali, I Wayan Koster, terhadap kehadiran Israel.
Kemudian, Erick Thohir kemudian Presiden RI, Joko Widodo untuk menemui FIFA. Sementara itu, anggota exco PSSI, Arya Sinulingga sudah berpesan agar masyarakat siap dengan segala kemungkinan terburuk.

Arya pun tak ingin terganggu dengan keinginan negara lain seperti Argentina yang berniat menggantikan Indonesia. Menurutnya, hal itu sudah menjadi urusan FIFA.
Begitu pun tentang kemungkinan memindahkan lokasi Piala Dunia U-20 dari Indonesia, mengingat waktu yang sudah semakin sempit.
Arya mengungkapkan, sebenarnya Indonesia sudah siap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
" Untuk teknis sudah siap. Stadion juga siap. Ada beberapa perbaikan, tapi pada prinsipnya sudah siap." pungkasnya.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?