Genangan Air Hujan Termasuk Najis?

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 4 April 2017 06:02
Genangan Air Hujan Termasuk Najis?
Ada yang buru-buru membersihkan pakaiannya karena terkena cipratan genangan air. Apakah najis?

Dream - Genangan air kerap muncul saat hujan, membuat orang berhati-hati saat berjalan kaki. Sudah berusaha berhati-hati, genangan air bisa saja mengenai celana atau baju yang melintas.

Jika terkena genangan air, sebagian  yang berusaha membersihkannya. Dia beranggapan genangan air hujan termasuk najis. Apakah benar demikian?

Dikutip dari konsultasi syariah, Terkait perkara ini, patut disimak makna air hujan seperti tercantum dalam Surat Al Anfal ayat 11.

" Dialah yang menurunkan kepada kalian hujan dari langit yang mensucikan kalian."

Juga dalam Surat Al Furqan ayat 48.

" Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembara kabar gembira dekat debelum kedatangan rahmat-Nya (hujan), dan Kami turunkan dari langit air yang bisa digunakan untuk bersuci."

Selain itu juga disebutkan dalam hadis riwayat Baihaqi yang dishahihkan dalam kitab Irwa Al Ghalil.

" Dari Yazid bin Al Had, bahwa apabila ada air hujan mengalir di lembar, Nabi Muhammad SAW bersabda, 'Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci.' Kemudian kami bersuci dengannya."

Dalil di atas merupakan hujah yang menyatakan air hujan hukumnya suci. Hukum tersebut tidak berubah meski tergenang di tanah.

Sementara ada orang yang menganggap genangan air hujan najis karena tercampur tanah. Terkait pendapat ini, ulama bersepakat tanah adalah benda suci yang dapat digunakan untuk bersuci.

Jika air tercampur tanah, maka hukumnya tetap suci. Sehingga pakaian yang terkena genangan air hujan tetap dapat digunakan untuk sholat.

Namun bagaimana ketentuan jika seseorang mengetahui air genangan itu sudah bercampur dengan najis, baca selengkapnya di sini...

Beri Komentar