Gilang Predator Fetish Kain Jarik Terungkap, Korban Dibungkus Demi Pemuas Seks?

Reporter : Arini Saadah
Kamis, 30 Juli 2020 14:41
Gilang Predator Fetish Kain Jarik Terungkap, Korban Dibungkus Demi Pemuas Seks?
Gilang disebut-sebut sebagai predator seks berkedok riset akademik.

Dream - Nama Gilang trending di Twitter seharian ini Kamis 30 Juli 2020. Gilang disebut-sebut sebagai predator fetish kain jarik.

Awalnya, pemilik akun Twitter @m_fikris mengungkap pengalamannya yang mengerikan karena dijadikan korban pemuas nafsu predator seks berkedok penelitian akademik.

Cuitan itu menjelaskan, dirinya telah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh mahasiswa bernama Gilang. Ia menceritakan kronologi dirinya sejak awal hingga berakhir menjadi korban predator fetish kain jarik.

Pelecehan yang dilakukan bukan dengan sentuhan, melainkan melalui foto dan video. Dengan memposting foto dirinya yang sedang dibungkus kain jarik si pemilik akun menuliskan caption, “ Predator ‘Fetish Kain Jarik’ berkedok riset akademik dari mahasiswa PTN di SBY,” tulisnya.

Sontak postingan itupun banjir komentar dan semakin banyak orang mengaku mengalami nasib sama atas tindakan Gilang.

1 dari 6 halaman

Tidak Menyangka

Ilustrasi© twitter.com

Awalnya @m_fikris tidak menyangka dirinya menjadi korban pelecehan seksual. Ia menyesal karena tidak bisa mencium niat busuk Gilang yang menjadikannya pemuas nafsu seksual belaka.

“ Sumpah awalnya gue nggak mengira sih bisa terkena pelecehan seksual kayak gini. Gue kayak bego banget nggak tahu mana riset mana hal-hal berbau fetish gini. Rada shock juga sih gue. Tapi karena suatu pertimbangan (takut bertambahnya korban) gue jadi berani speak up,” tulisnya @m_fikris.

2 dari 6 halaman

Kronologi Awal

Ilustrasi© twitter.com

Ia menceritakan awal mula bisa mengenal Gilang. Saat @m_fikris menjadi mahasiswa baru salah satu perguruan tinggi di Surabaya, Gilang mem-follow akun instagramnya. Lantas Gilang meninggalkan komentar yang menyuruhnya mem-followback akun Gilang.

“ Jadi awalnya waktu gue maba di salah satu PTN di SBY (tapi beda PTB sama dia ya), tahun lalu, dia nge-follow gue di IG dan meninggalkan komentar suruh di-follback. Nah ya udah lah, liat foto IG-nya dia juga anak PTN di SBY ya aku follback,” jelasnya.

Kemudian suatu ketika, Gilang mengirim pesan ke @m_fikris dengan mengaku mahasiswa dari UNAIR angkatan 2015. Lantas ia meminta nomor WhatsApp dengan alasan meminta kerjasama untuk melakukan sebuah riset akademik.

Hingga pada Jumat kemarin si anak ini, namanya Gilang, ngechat aku. Dia mengaku dari Unair, angkatan 2015. Terus akhirnya nanyain nomor WA ke aku. Sebelum aku kasih, aku tanya dong, buat apa? Katanya dia buat riset proyek tulisannya dia. Ya udah lah ya, gue kasih nomor gue,” katanya.

3 dari 6 halaman

Alasan Riset Tulisan

Ilustrasi© twitter.com

Memang pelecehan seksual yang dilakukan Gilang tidak dengan sentuhan. Akan tetapi melalui foto dan video yang dikirim. Gilang meminta korbannya untuk dibungkus tubuhnya menggunakan kain jarik lalu diikat dengan tali. Bahkan sebelum dibungkus, si korban diikat menggunakan lakban, hingga mulut dan matanya.

Setelah mendapat penjelasan mengenai riset aneh tersebut, @m_fikris sempat menolak. Tetapi Gilang terus menjelaskan, risetnya ini aman dan sudah diuji ke banyak orang.

“ Karena gue sedikit takut sama penjelasan dia, gue nolak donk. Tapi dia terus menjelaskan kalau ini tuh aman. Ini tuh sudah dicoba ke banyak orang (Red: korban) dan selamat gitu-gitu lah,” tulisnya.

Si pelaku sempat memohon-mohon supaya korbannya mau melakukan apa yang ia minta. Karena kasihan, akhirnya @m_fikris mau melakukan apa yang diminta Gilang.

“ Sampek dia mohon-mohon gini lah, terus karena gue kasihan ya dia bilang juga karena sudah semester 10. Terus katanya tenggat waktunya sudah mepet. Sampek bilang mau memohon gitu di kaki gue, wkwkwkw. Ya sudah gue mau bantuin dia,” katanya.

4 dari 6 halaman

Dilakukan dengan Teman

Ilustrasi© twitter.com

Riset ini dilakukan tanpa bertemu. Sebab Gilang hanya meminta untuk mengirimkan video hasil kegiatan bungkus-membungkus itu kepadanya.

Akhirnya @m_fikris meminta salah satu temannya untuk membungkus dirinya dengan menggunakan kain jarik kemudian mengambil foto dan video.

“ Karena gue nggak ada partner buat ngelakuin bungkus-membungkus. Gue bilang ke dia siapa tahu temen SMA gue mau,” katanya.

5 dari 6 halaman

Fetish

Ilustrasi© twitter.com

Istilah Fetish seringkali digunakan untuk menunjukkan dorongan seksual yang ditujukan kepada benda-benda mati. Misalnya seorang lelaki tertarik dengan pakaian dalam, sepatu, kaos kaki, rambut perempuan, dan lain-lain.

Melalui benda non-seksual, benda mati dan bagian tubuh seseorang, orang yang mengidap fetish akan mendapatkan kenikmatan seksual.

6 dari 6 halaman

Pengakuan Banyak Korban

Ilustrasi© twitter.com

Pemilik akun Twitter @m_fikris tersebut juga melampirkan bukti-bukti foto dan video dirinya yang sedang dibungkus menggunakan kain jarik.

Ini gambar-gambar gue dan korban lainnya yang ada di hape temen gue, kiriman dari dia,” ucapnya.

Ia menjelaskan Gilang mengincar korban Mahasiswa Baru dan anak-anak SMA. Saat ia membuat postingan tersebut, ternyata banyak korban Gilang yang juga ikut speak up.

Dan sangat mengerikan, ternyata banyak dari warganet yang juga mengaku mengalami hal yang sama atas tindakan Gilang.

Saya juga pernah di chat sama Gilang itu. Pesannya sama, untuk keperluan riset, dengan cara membungkus orang lalu orang tersebut akan dipegang di area tertentu termasuk area vital utnuk dilihat reaksinya. Dia mengirim pesan itu ke beberapa orang,” tulis akun twitter @SherlockGantan.

Wkwkwkw, akhirnya viral juga nih orang. Gue pernah jadi calon korbannya waktu tahun 2013, waktu baru masuk SMA,” tulis akun @kevinprtytm.